Oknum Jaksa Peneliti Gugurkan Pidana, Ironis Penegakan Hukum di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 11 Mei 2024 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta

BERITA JAKARTA – Proses penyelidikan dan penyidikan selama 4 tahun yang dilakukan pihak penyidik Polda Metro Jaya (PMJ), untuk menyeret tersangka SRY dan KY, terkesan sia-sia.

Padahal guna membuat terang kasus pidana dugaan modus kejahatan jual beli Apartemen di Kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, para penyidik PMJ harus rela bolak balik memenuhi petunjuk yuridis sang Jaksa Penelitì berkas perkara pidana milik tersangka SRY dan KY.

Hal tersebut dilakukan penyidik PMJ demi kepastian hukum bagi tersangka SRY dan KY ke meja hijau, namun akhirnya perkembangan penyidikan harus kandas ditengah jalan.

Pasalnya, Jaksa Peneliti Suparjan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta disinyalir telah memberikan “kode” kepada penyidik PMJ mengenai hal tersebut.

Sebab “kode” yang dimaksud Jaksa Peneliti, adalah diduga resume mengenai hasil penelitian berkas perkara atas nama tersangka SRY dan KY yang diberikannya kepada penyidik PMJ, pada Rabu 8 Mei 2024.

Dalam surat resume itu, konon Jaksa Supardi menyatakan:

Dikarenakan peristiwa dimaksud (dugaan modus kejahatan jual beli Apartemen), bukan peristiwa pidana, maka penyidik dapat menentukan sikap terhadap kegiatan penyidikan yang telah dilakukan dan terhadap keputusannya agar disampaikan kepada Jaksa Peneliti serta para pihak yang terkait”.

Baca Juga :  Korban Sengketa Tanah Adat Mengadu ke Alvin Lim, Putusan PN Solok Tuai Kontra

Bahkan ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga. Sebab dalam surat perjanjian itu juga disebutkan:

“Apabila pelaku usaha membatalkan perjanjian karena alasan tertentu kepada sejumlah saksi korban, maka seluruh jumlah uang yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan dan menjadi hak pelaku usaha sepenuhnya”.

Hingga berita ini ditayangkan Matafakta.com masih berupaya meminta tanggapan kepada Jaksa Suparjan. Inilah ironisnya Penegakan Hukum di Indonesia, oknum Jaksa Kejati DKI Jakarta gugurkan proses pidana. (Sofyan)

Berita Terkait

Ramai Berita Lelang Barang Sitaan, Jampidsus Panggil Tim Jaksa Eksekutor
Edi Gunawan Divonis 9 Tahun Penjara Karena Kasus Tipu Gelap dan TPPU
Korban Sengketa Tanah Adat Mengadu ke Alvin Lim, Putusan PN Solok Tuai Kontra
Terdakwa Ahiang Bantah Barang Bukti Sabu-Sabu Miliknya
Perkara Pidana Berubah Perdata, Pakar Hukum Sarankan Gelar Perkara Khusus
Dugaan Oknun Jaksa dan Oknum PN Jakut Sembunyikan Informasi Persidangan
Oknum Jaksa Kejati DKI “Bebaskan” Enam Tersangka Penipuan Ratusan Miliar
Keraguan Publik Terhadap Penanganan Korupsi RSUD Tigaraksa
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 12:34 WIB

Sawer Biduan, FKMBP: Aksi Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Tak Patut Dicontoh

Minggu, 26 Mei 2024 - 18:24 WIB

Ini Klarifikasi Solihin Soal Tudingan Aksi Mahasiswa Ditunggangi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:10 WIB

Berkedok Bimtek, Dana Desa Jadi Sasaran Empuk Oknum Dinas Raup Keuntungan

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:29 WIB

Waduh…!!!, Aksi Demo Mahasiswa, Pj Walikota Bekasi Sempat Dievakuasi Petugas

Kamis, 23 Mei 2024 - 20:28 WIB

Ini Kata Pengamat UNISMA Soal Demo Mahasiswa ke DPRD Kota Bekasi

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:45 WIB

Forum TKK Kota Bekasi Kompak Pasang DP Profil Pj Raden Gani Muhamad

Berita Terbaru

Foto: Aksi AKAMSI di Kantor BAPENDA Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Foto: Gedung Dispora Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB