Jaksa Hadirkan Saksi Kepolisian Saat Ditanya Prosedur Saksi Membisu

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Persidangan

Suasana Persidangan

BERITA JAKARTA – Profesionalitas Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menghadirkan saksi fakta untuk mengungkap peristiwa sangat memprihatinkan.

Padahal, keterangan saksi fakta di muka persidangan tentunya akan membuat terang peristiwa hukum pidana.

Selain itu, keterangan para saksi, surat dan keterangan terdakwa, tentunya akan menentukan nasib seorang terdakwa saat Jaksa Penuntut Umum serta Majelis Hakim menjatuhkan hukuman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini terjadi dalam persidangan kasus pidana dugaan pengedar narkotika jenis sabu-sabu dengan terdakwa Singgih Prananta Siam di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin (1/4/2024).

Jaksa Penuntut Umum dari Kejari Jakarta Pusat, menghadirkan saksi fakta bernama Muhammad Nur Arvin anggota Kepolisian dari Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Dalam kesaksiannya, M. Nur Arvin mengatakan, dirinya bersama tim melakukan penangkapan terhadap terdakwa Singgih pada 26 Januari 2024 disebuah Warung Jalan Pangeran Jayakarta yang diduga kerap terjadi transaksi narkoba.

Baca Juga :  Ramai Berita Lelang Barang Sitaan, Jampidsus Panggil Tim Jaksa Eksekutor

“Saat itu, kami melakukan penangkapan terhadap Singgih (terdakwa) yang saat itu seorang diri,” kata saksi M. Nur Arvin kepada Jaksa Penuntut Umum.

Kemudian Jaksa menanyakan saat saksi ditangkap apa yang saksi lakukan,” tanya Jaksa. “Kami geledah dan ditemukan uang dua ribu,” jawab saksi.

“Kemudian saudara Singgih koperatif dan mengajak ke rumahnya. Didalam rumah, kami temukan kotak korek api yang didalam berisi 5 klip sabu-sabu,” tambahnya.

Seusai menjelaskan pertanyaan Jaksa, giliran Kuasa Hukum Singgih yakni, Raden Nuh bertanya kepada saksi fakta Kepolisian, M. Nur Arvin.

“Saudara saksi. Saudara saksi tadi mengatakan bahwasanya saat Singgih ditangkap sedang apa?,” tanya Advokat Raden Nuh.

“Saat ditangkap dia (Singgih) sedang berjalan kaki,” ucap saksi. “Apakah ada perbuatan yang melanggar hukum?,” tanya Raden Nuh kepada saksi M. Nur Arvin.

“Menurut informasi yang saya dapatkan, dia ada transaksi langsung kami lakukan penangkapan,” kata saksi.

Baca Juga :  Edi Gunawan Divonis 9 Tahun Penjara Karena Kasus Tipu Gelap dan TPPU

“Anda mengatakan berdasarkan informasi pada 23 Januari 2024 ya. Kalau disini dalam Berita Acara Penyidikan atau BAP saksi mengatakan 23 Januari 2024 Pukul 18.00 WIB saya bersama tim mendapat informasi.

“Inikan BAP saudara kan, benar tidak? “Apa yang anda lakukan pada 23 Januari 2024?” tanya Raden Nuh. Saksi menjawab, “Kami melakukan observasi,” jawab saksi.

Advokat Raden Nuh kembali menanyakan, apakah tahu prosedur jika mendapatkan informasi. Apakah saksi tahu Peraturan Kapolri Nomor 6 tahun 2019 tentang penyidikan tindak pidana?,” cecarnya.

Mendengar sejumlah pertanyaan Kuasa Hukum terdakwa Singgih, saksi M. Nur Arvin hanya terdiam seribu bahasa.

“Saudara saksi, saat ditangkap apakah dia (terdakwa) sedang membuat narkoba atau tidak. Adakah saat ditangkap ada pembeli narkoba. Adakah saat ditangkap dia menjual narkoba, memproduksi,” cecar Raden Nuh lagi. (Sofyan)

Berita Terkait

Ramai Berita Lelang Barang Sitaan, Jampidsus Panggil Tim Jaksa Eksekutor
Edi Gunawan Divonis 9 Tahun Penjara Karena Kasus Tipu Gelap dan TPPU
Korban Sengketa Tanah Adat Mengadu ke Alvin Lim, Putusan PN Solok Tuai Kontra
Terdakwa Ahiang Bantah Barang Bukti Sabu-Sabu Miliknya
Perkara Pidana Berubah Perdata, Pakar Hukum Sarankan Gelar Perkara Khusus
Dugaan Oknun Jaksa dan Oknum PN Jakut Sembunyikan Informasi Persidangan
Oknum Jaksa Kejati DKI “Bebaskan” Enam Tersangka Penipuan Ratusan Miliar
Oknum Jaksa Peneliti Gugurkan Pidana, Ironis Penegakan Hukum di Indonesia
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 12:34 WIB

Sawer Biduan, FKMBP: Aksi Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan Tak Patut Dicontoh

Minggu, 26 Mei 2024 - 18:24 WIB

Ini Klarifikasi Solihin Soal Tudingan Aksi Mahasiswa Ditunggangi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:10 WIB

Berkedok Bimtek, Dana Desa Jadi Sasaran Empuk Oknum Dinas Raup Keuntungan

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:29 WIB

Waduh…!!!, Aksi Demo Mahasiswa, Pj Walikota Bekasi Sempat Dievakuasi Petugas

Kamis, 23 Mei 2024 - 20:28 WIB

Ini Kata Pengamat UNISMA Soal Demo Mahasiswa ke DPRD Kota Bekasi

Kamis, 23 Mei 2024 - 17:45 WIB

Forum TKK Kota Bekasi Kompak Pasang DP Profil Pj Raden Gani Muhamad

Berita Terbaru

Foto: Aksi AKAMSI di Kantor BAPENDA Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Pendemo Tuntut, Jabatan Kepala BAPENDA Kota Bekasi Dicopot

Senin, 27 Mei 2024 - 16:37 WIB

Foto: Gedung Dispora Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Inspektorat Membisu Soal Hasil Pemeriksaan Dispora Kota Bekasi

Senin, 27 Mei 2024 - 16:02 WIB