Gelar Pasukan, Kapolda Jateng: 12.506 Personel Siap Amankan Arus Mudik

- Jurnalis

Rabu, 3 April 2024 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Jateng Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024

Polda Jateng Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024

BERITA SEMARANG – Polda Jateng siap menjamin keamanan masyarakat yang mudik di Jawa Tengah. Demikian ditegaskan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi usai memimpin Apel Gabungan Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2024 di Makodam IV Diponegoro, Rabu (3/4/2024).

Apel gabungan gelar pasukan diikuti oleh ribuan personel Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro, Polrestabes Semarang, Kodim Semarang, Dishub dan Satpol PP Propinsi Jawa Tengah.

Dalam gelar apel pasukan ini dipimpin Kapolda Jateng didampingi Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Deddy Suryadi dan Sekda Provinsi Jateng, Sumarno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda menyebut, apel gelar pasukan ini merupakan puncak dari kesiapan mengamankan arus mudik masyarakat di Jawa Tengah. Pengamanan tersebut digelar dalam bentuk kegiatan operasi kepolisian bersandi Ketupat Candi 2024 selama 14 hari mulai tanggal 3 hingga 16 April 2024.

“Terhitung hari ini anggota sudah inset di pos pam masing-masing. Sebanyak 12.506 personel gabungan TNI Polri dan stakeholder terkait tersebar di 142 pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu di seluruh Jawa Tengah,” ungkap Luthfi.

Baca Juga :  Kejati Jateng Mulai Usut Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-Alun Semarang

Guna menjamin keamanan pemudik yang melintas di Jalur Pantura Brebes-Rembang, pihaknya akan mengawal pemudik secara estafet di setiap check-in masing-masing kabupaten.

“Jadi pengawalan roda dua nanti disiapkan mulai chekpoint Brebes estafet sampai Rembang. Ini demi keselamatan masyarakat yang melaksanakan mudik. Biasanya subuh mereka berangkat, kita kumpulkan di chekpoin, lalu dikawal sampai ke tujuan,” jelasnys.

Sistem pengawalan serupa juga akan diterapkan terhadap pemudik yang melintas di jalur tengah, jalur selatan dan jalur Daendels.

Jalur Tol Trans Jawa, lanjut Kapolda akan menjadi perhatian utama, karena akan diberlakukan One Way Nasional mulai dari GT Cikatama – GT Kalikangkung terhitung mulai tanggal 5 hingga 9 April 2024.

Namun bila terjadi kepadatan arus yang melintas di GT Kalikangkung, pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas dengan memberlakukan One Way Lokal mulai GT Kalikangkung hingga Bawen atau Tingkir.

Baca Juga :  Soal Banner Pilkada, Pj Walikota Malang Sebut Itu Apresiasi Masyarakat..!

“Koordinasi dan pelaksanaan One Way Lokal dibawah Kendali Dirlantas, Penerapan One Way Lokal menggunakan skala prioritas dengan melihat kondisi arus di GT Kalikangkung. Jika terjadi kepadatan akan diberlakukan One Way Lokal dari Kalikangkung hingga Bawen atau Tingkir,” terangnya.

Selain itu jalur fungsional Solo-Jogja juga telah disiapkan untuk dilalui pemudik. Namun karena masih dalam tahap kontruksi, waktu penggunaan dan kecepatan kendaraan yang melintas akan dibatasi.

“Karena terbatasnya sarana dan prasarana seperti rambu dan lampu penerangan, penggunaannya dibatasi mulai jam 6 pagi hingga 5 sore,” lanjutnya.

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik yang berwisata di Jawa Tengah, pihaknya juga menyiapkan pos pengamanan di 43 destinasi wisata masyarakat.

“Prinsip kita TNI Polri dan stakeholder siap dalam menjamin keamanan masyarakat yang melaksanakan mudik di Jawa Tengah” tandasnya. (Nining)

Biro Jateng

Berita Terkait

Soal Banner Pilkada, Pj Walikota Malang Sebut Itu Apresiasi Masyarakat..!
Kejati Jateng Mulai Usut Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-Alun Semarang
Maju Pilkada, Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat Dituding Bebani ASN
Kajari Pulau Taliabu Apresiasi Langkah Dinkes Kabupaten Pulau Taliabu
Kajati Semarang Lantik Kajari Kabupaten Tegal Wuriadhi Paramita
Sah! Agus Alam Kausal Pimpinan Kejari Kepulauan Yapen
Emak-emak Siap Andra Soni Gubernur Banten Periode 2024-2029
Siap Jadi Wakil Khofifah, Untari Deklarasi Koalisi Rakyat Bersatu Jawa Timur
Berita ini 95 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 06:44 WIB

Pengamat Hukum Kritisi Kejagung Soal Tersangka Korupsi Timah Tak Ditahan

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:21 WIB

Penipuan Oknum Pendeta Rp53 Miliar Masyarakat Minta GBI CK-7 Ditutup

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:58 WIB

Ini Kata Ketua JNW Seputar Pro Kontra Pembatalan Proyek PSEL Kota Bekasi  

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:00 WIB

Di Quotient TV, Alvin Lim: Nasib IKN Jika Tanpa 9 Naga

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:02 WIB

Prapid Judol, Hakim Tunggal PN Jakpus Peringatkan Satgas dan Penyidik Polri

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:53 WIB

Jiwa “Korsa” Jampidum Soal Puluhan Senpi Tak Dimusnahkan Dipertanyakan

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:33 WIB

7 Tahun Sudah Proses Hukum Hak Prof. Ing Mokoginta Tanpa Kejelasan

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:55 WIB

Waduh…!!!, Kasus Senpi Ilegal Sudah Inkrah Barbuk-nya Kemana?

Berita Terbaru

Foto: Titik - Titik Lokasi Proyek

Seputar Bekasi

LIAR Soroti Kerugian Negara Pada Proyek Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi

Jumat, 12 Jul 2024 - 15:34 WIB

Foto: Kades Karang Rahayu Ino Herawati Saat Digiring Petugas Kejari Kabupaten Bekasi

Seputar Bekasi

Kades Karang Rahayu Ino Herawati Jadi Tersangka Sewa Tanah Kas Desa

Jumat, 12 Jul 2024 - 14:59 WIB

Foto: Ketua FKMPB Eko Setiawan Bersama Kepala Desa Sumber Jaya, Sofyan Hakim

Seputar Bekasi

FKMPB Ucapkan Selamat Atas Perpanjangan Jabatan Kades Sumber Jaya

Jumat, 12 Jul 2024 - 12:34 WIB