Patgulipat “Pelangan Tetap” Pemenang Tander Proyek Besar di Kota Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 14 Maret 2024 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Pemkot Bekasi

Gedung Pemkot Bekasi

BERITA BEKASIPatgulipat proyek-proyek raksasa yang rata-rata dimenangkan beberapa pihak kontraktor yang kerap disebut “pelanggan tetap” yang diduga merupakan kerabat dekat mantan Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi.

Tender proyek-proyek yang menelan anggaran hingga puluhan miliar tersebut rata-rata dimenangkan beberapa kontraktor yang kabarnya tak sedikit memberikan komitmen fee yang diduga diperankan oknum staf TKK pada salah satu SKPD Pemkot Bekasi.

“Sebelum dan sesudah dimenangkannya salah satu nama Perusahaan yang biasa rutin dapat atau menang tender itu, mereka melakukan lobi-lobi diluar dengan cara menjamu atau biasa disebut entertain,” kata sumber Matafakta.com, Kamis (14/3/2024).

“Mulai dari proses gelaran lelang hingga pemenangan biasanya sang kontraktor dibantu panitia lelang dengan para kru SKPD yang menggelar tender,” tambah sumber yang minta namanya dirahasiakan ini.

Tak sedikit, sambung sumber, pihak kontraktor juga memberikan imbalan kepada oknum staf yang dianggap sebagai tuyul agar dapat memuluskan kerjasama kotornya itu.

“Dari tahun ketahun, upaya dugaan Korupsi pada beberapa SKPD yang menelan APBD terbanyak itu biasanya tidak segan-segan melakukan lobi-lobi-nya didalam Kota Bekasi, meski sesekali terkadang diluar Kota Bekasi,” ungkapnya.

Namun upaya permainan jahat antara pihak panitia lelang dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pun sudah tak asing lagi dijumpai dilingkup dunia hiburan malam.

“Kalau di Disperkimtan itu flayernya berinisial A. Dia suka dijamu oleh pemborong kontraktor besar yang berdomisili di Jakarta berinisial berinisial J yang masih kerabat dekat kontraktor S,” imbuhnya.

Masih kata sumber, para kontraktor tidak hanya menggunakan satu nama perusahaan untuk mendapatkan proyek-proyek bernilai fantastis tapi dengan bendera perusahaannya berbe-beda namun pemiliknya tetap sama.

“Setrategi permainan begini sebenarnya sudah basi orang-orang tahulah pola-polanya tahun ketahun tetap sama. Ya modusnya begitu,” pungkasnya. (NDI)

Berita Terkait

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP
Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri
Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai
KAMAKSI: Rakyat Butuh Lapangan Kerja, Bukan Bioskop di Desa
Soal Warung Suheni, Video Lama Diunggah Kembali Bakar Emosi Publik
Beberapa Anggota Dewan Diperiksa Perkara Korupsi NPCI Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:55 WIB

Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:35 WIB

Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB