Berantas Tambang Ilegal, WALHI Apresiasi Kinerja Kejari Tolitoli

- Jurnalis

Selasa, 16 Januari 2024 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi Penambangan Ilegal

Lokasi Penambangan Ilegal

BERITA JAKARTA – Manajer Kampanye Tambang dan Energi Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Rere Kristanto, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, terkait penindakan hukum tambang ilegal.

Dalam penindakkan itu, Kejari Tolitoli dibawah kepemimpinan Albertinus P, Napitupulu menyita 4 alat berat diarea penambangan yang berlokasi di daerah Malempak, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli dan menetapkan SW sebagai tersangka.

“Pemerintah sudah menjalani tugas dan fungsinya untuk melakukan penegakan hukum di kasus pertambangan. Karena pertambangan ilegal itukan merupakan pelanggaran hukum,” jelas Rere kepada Matafakta.com, Senin (15/1/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kalau sudah ada upaya penyelidikan dan penetapan tersangka artinya sudah ada upaya dari pemerintahannya dalam penegakan hukum. Tinggal yang harus dipastikan, apakah berjalan dengan benar untuk penegakan hukumnya,” tegas Rere.

Pasalnya, lanjut Rere, pertambangan pasti akan merubah lanskap alam, karena pastinya akan membuka kawasan. Kalau kawasan hutan, kawasan pertanian juga berubah dan bisa merusak lingkungan. Penggunaan kimia dalam pertambangan juga bisa berimbas kepada masyarakat.

“Kenapa kemudian pertambangan ilegal itu jadi berbahaya? Karena tidak ada monitoring dari aktivitasnya. Bahkan pertambangan yang berizin juga bisa mempunyai dampak kepada masyarakat. Apalagi kalau tambangnya tidak ada monitoring,” katanya.

Baca Juga :  Asik Berlayar Tanpa Surat Izin Terdakwa Junaidi Dituntut 6 Bulan Penjara

Lebih lanjut, Rere mengatakan, pihaknya dari Walhi mendukung upaya penegakan hukum. Karena pertambangan tanpa izin itukan merupakan pelanggaran hukum.

“Jadi semua aktivitas pertambangan harus memiliki izin. Kalau dia tidak ada izin, berarti dia melakukan pelanggaran,” ulasnya.

Jadi, tambah Rere yang perlu dimonitor lebih lanjut adalah proses penegakan hukumnya, karena sudah menetapkan tersangka.

“Apakah kemudian persidangannya berjalan dengan benar dan apakah betul kemudian orangnya di hukum,” tandasnya.

LAPORAN MASYARAKAT

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat dan pemberitaan di media terkait adanya aktifitas tambang liar di wilayah hukum Kejari Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Berdasarkan laporan itu, Kejari Tolitoli langsung bergerak cepat dengan melakukan penegakkan hukum melalui Bidang Intelijen untuk melakukan penyelidikan terhadap pertambangan liar tersebut.

Hasil penyelidikan disampaikan kepada Gakum untuk dilakukan Penegakkan Hukum dengan melakukan penindakan.

Tindak lanjut dari hasil penyelidikan Kejari Tolitoli, Balai Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah Sulawesi Tengah, menetapkan SW sebagai tersangka dalam perkara pertambangan illegal.

Baca Juga :  Kejari Jakbar Terima Berkas Kasus Ujaran Kebencian Tersangka AB

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Albertinus P, Napitupulu selain menetapkan SW sebagai tersangka, pihak KLHK juga berhasil menyita 4 unit alat berat exskavator yang digunakan dilokasi pertambangan illegal serta alat pertambangan lainnya.

“Penertiban tambang emas ilegal tersebut harus ditegakkan karena dari laporan masyarakat yang memanfaatkakan sungai yang biasanya digunakan untuk mencuci dan mandi, kini mulai tercemar sehingga banyak dari mereka yang mengalami penyakit kulit,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Albert menambahkan, jika eksploitasi pertambangan emas ilegal tersebut tidak dihentikan akan berdampak besar terhadap kerusakan lingkungan yang berujung terjadinya bencana alam seperti banjir bandang dan tanah longsor.

“Terhadap respon cepat yang dilakukan Kejari Tolitoli dan Tim KLHK masyarakat yang terdampak atas kegiatan penambangan memberikan respon dan tanggapan positif,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kejari Tolitoli saat ini bersama pihak KLHK masih terus melakukan pengembangan penyidikan untuk mendalami para pihak yang dapat dimintai pertanggung jawaban secara pidana guna kelengkapan berkas perkara. (Sofyan)

Berita Terkait

Kasie Pidum Jakpus Ralat Tuduhan “Keanehan” Dalam Kasus Narkoba
Kejari Jakbar Terima Berkas Kasus Ujaran Kebencian Tersangka AB
Asik Berlayar Tanpa Surat Izin Terdakwa Junaidi Dituntut 6 Bulan Penjara
Persidangan Kasus Arif Edison Hadirkan Ahli ITE dan Ahli Hukum Data Pribadi
Kasie Datun Kejari Jakut Sidangkan Pasutri Gelapkan Dana PT. IFB Belasan Miliar
Ghisca Debora Aritonang Penipu Tiket Konser Coldplay Tak Kunjung Diadili?
LQ: Pemeriksaan Saksi Makin Membuktikan Kasus Arif Edison Bukan Pidana
PN Tolitoli Kandaskan Pra Pardilan Tersangka Kasus Tambang Ilegal
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 18:34 WIB

Ceo MMP Desak Polres Wajo Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:18 WIB

LSM LIAR Desak Polisi Proses Pemilik Dam Truck Lindas Bocah di Kebalen

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:59 WIB

Dam Truck Lindas Bocah Hingga Tewas di Kebalen Dilimpahkan ke Polres

Senin, 19 Februari 2024 - 18:59 WIB

Pemilik Dam Truck Lindas Bocah Hingga Tewas di Kebalen Bisa Dipidana

Senin, 19 Februari 2024 - 14:56 WIB

Ini Identitas Bocah SD Terlindas Dam Truck di Kebalen Kabupaten Bekasi

Senin, 19 Februari 2024 - 13:05 WIB

Pulang Sekolah, Bocah SD di Kebalen Tewas Terlindas Truck Tanah

Senin, 12 Februari 2024 - 18:51 WIB

AWIBB Desak Polisi Tangkap Boss BBM Ilegal Aniaya Wartawan di Sumsel

Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:47 WIB

Polemik Clauster Aurelia Setu Bekasi, RW Dengan Warga Nyaris Baku Hantam

Berita Terbaru

Foto: Kuasa Hukum, Finsensius Mendrofa

Berita Utama

Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Bakal Laporkan Hakim Delta Tamtama ke KY

Selasa, 27 Feb 2024 - 21:43 WIB

Foto: Advokat Alvin Lim, SH, MH, M.Sc, CFP, CLA

Berita Utama

Cabang LQ Indonesia Law Firm Kembali Hadir di Kembangan Jakarta Barat

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:35 WIB

Foto: Terpidana Setya Novanto (Setnov)

Berita Utama

Dugaan TPPU Setnov Tak Kunjung Tuntas, LP3HI Gugat Bareskim Polri

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:19 WIB

Ilustrasi

Peristiwa

Ceo MMP Desak Polres Wajo Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Selasa, 27 Feb 2024 - 18:34 WIB

HUT Ke-28 Jikustik

Lifestyle

28 Tahun Jikustik Berkarya di Industri Musik Indonesia

Selasa, 27 Feb 2024 - 17:00 WIB