Pemprov DKI Jakarta Diminta Evaluasi Dana Hibah ke Kota Bekasi

- Jurnalis

Selasa, 9 Januari 2024 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Dana Hibah

Ilustrasi Dana Hibah

BERITA BEKASI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta segera mengevaluasi pemberian dana hibah kepada wilayah penyangga, termasuk Kota Bekasi, Jawa Barat.

Evaluasi ini dianggap perlu dilakukan setelah terungkapnya kasus dugaan korupsi dana hibah tersebut dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

“Memang dana hibah harus dievaluasi. Jadi (dana hibah) ini dijadikan ajang korupsi, baik dari Pemkot Bekasi maupun Pemprov DKI sendiri,” ujar pemerhati lingkungan hidup, Imam Kobul saat dihubungi, Selasa (9/1/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Imam, penggelapan dana hibah untuk penanganan sampah bukan lagi merupakan rahasia, tetapi sulit untuk diberantas. Padahal menurutnya, dana hibah memang cukup rawan disalahgunakan baik oleh penerima maupun yang menyalurkan.

“Karena sistem pengawasannya biasanya lebih longgar. Kadang cuma laporan cukup copy bukti transaksi berupa kuitansi dan hasil kerja cukup foto dan video kegiatan. Makanya kualitas dana hibah biasanya habis buat biaya operasional, honor dan rapat-rapat,” sindir Imam.

Baca Juga :  Larang dan Usir Warga, LIAR Segera Laporkan PPK Cibitung ke Bawaslu dan DKPP

“Kadang dana hibah habis 70 persen buat sosialisasi, rapat dan honor. Buat fisik paling banter 30 persen,” tambahnya.

Dengan demikian, imam menilai, harus ada investigasi untuk membongkar kasus dugaan penyelewengan dana hibah tersebut.

“Menurut saya, ini penyakit kronis yang di mana hibah, termasuk hibah sampah yang paling besar, Bantargebang kan Bekasi. Jadi itu harus ada investigasi, dibongkar semua. Makanya kalau korupsi di dana hibah itu marak, nggak kaget sihm,” ucap Imam.

“Itu dana hibah (bantuan) sejenis biaya bancakan oknum pejabat atau kalau di dewan istilahnya mirip dana aspirasi gitu,” tutupnya mengakhiri.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menetapkan empat tersangka kasus dugaan tindak korupsi pengadaan ekskavator standar dan buldozer tahun 2021.

Baca Juga :  Larang dan Usir Warga, LIAR Segera Laporkan PPK Cibitung ke Bawaslu dan DKPP

Satu dari empat tersangka merupakan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana.

“Tim penyidik menetapkan tersangka dan penahanan terhadap empat orang terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan ekskavator standar dan buldozer tahun 2021 pada Dinas Lingkuhan Hidup Kota Bekasi,” ujar Kasie Intel Kejari Yadi Cahyadi.

Yadi mengatakan, sumber dana yang dikorupsi empat tersangka merupakan bantuan dari Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp22,9 miliar. Keempat tersangka menggelapkan dana tersebut senilai kurang lebih Rp5,1 miliar.

“Berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara oleh Inspektorat Daerah Kota Bekasi, kerugian negara yaitu sebesar Rp5.184.214.545,” tandas Yadi. (Dhendi)

Berita Terkait

Larang dan Usir Warga, LIAR Segera Laporkan PPK Cibitung ke Bawaslu dan DKPP
TMMD ke-119 Tahun 2024 di Desa Karang Mukti Kecamatan Karang Bahagia
Heboh, Pemdes Sumberjaya Bekasi Sunat Uang OP Per-KPPS Rp510 Ribu  
Darsum Caleg Demokrat Dapil 7 Kabupaten Bekasi Datangi TPS Bersama Anak & Istri
Malam Pencoblosan, Sejumlah Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Tebar Amplop
Viral Serangan Fajar, Praktisi Hukum: Aturan Harus Tegak Demi Keadilan
Bocor Ajakan TKK Dukung Tri Adhianto Lolos Jadi Walikota Bekasi   
Caleg NasDem Kabupaten Bekasi Sawardiyanto Fokus Sektor Infrastruktur
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 18:34 WIB

Ceo MMP Desak Polres Wajo Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Rabu, 21 Februari 2024 - 09:18 WIB

LSM LIAR Desak Polisi Proses Pemilik Dam Truck Lindas Bocah di Kebalen

Selasa, 20 Februari 2024 - 23:59 WIB

Dam Truck Lindas Bocah Hingga Tewas di Kebalen Dilimpahkan ke Polres

Senin, 19 Februari 2024 - 18:59 WIB

Pemilik Dam Truck Lindas Bocah Hingga Tewas di Kebalen Bisa Dipidana

Senin, 19 Februari 2024 - 14:56 WIB

Ini Identitas Bocah SD Terlindas Dam Truck di Kebalen Kabupaten Bekasi

Senin, 19 Februari 2024 - 13:05 WIB

Pulang Sekolah, Bocah SD di Kebalen Tewas Terlindas Truck Tanah

Senin, 12 Februari 2024 - 18:51 WIB

AWIBB Desak Polisi Tangkap Boss BBM Ilegal Aniaya Wartawan di Sumsel

Sabtu, 10 Februari 2024 - 12:47 WIB

Polemik Clauster Aurelia Setu Bekasi, RW Dengan Warga Nyaris Baku Hantam

Berita Terbaru

Foto: Kuasa Hukum, Finsensius Mendrofa

Berita Utama

Gugatan Ditolak, Kuasa Hukum Bakal Laporkan Hakim Delta Tamtama ke KY

Selasa, 27 Feb 2024 - 21:43 WIB

Foto: Advokat Alvin Lim, SH, MH, M.Sc, CFP, CLA

Berita Utama

Cabang LQ Indonesia Law Firm Kembali Hadir di Kembangan Jakarta Barat

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:35 WIB

Foto: Terpidana Setya Novanto (Setnov)

Berita Utama

Dugaan TPPU Setnov Tak Kunjung Tuntas, LP3HI Gugat Bareskim Polri

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:19 WIB

Ilustrasi

Peristiwa

Ceo MMP Desak Polres Wajo Proses Pelaku Pengeroyokan Wartawan

Selasa, 27 Feb 2024 - 18:34 WIB

HUT Ke-28 Jikustik

Lifestyle

28 Tahun Jikustik Berkarya di Industri Musik Indonesia

Selasa, 27 Feb 2024 - 17:00 WIB