UMK Naik, Gaji TKK Dipotong, Pemkot Bekasi Malah Buka Lowongan Baru

- Jurnalis

Rabu, 20 Desember 2023 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aksi Pegawai P3K Pemeritah Kota Bekasi Jawa Barat

Foto: Aksi Pegawai P3K Pemeritah Kota Bekasi Jawa Barat

BERITA BEKASI – Ditengah kekecewaan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang ada dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi justru beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bekasi, tengah mensiasati penerimaan rekruitmen Pekerja Harian Lepas (PHL).

Tak tanggung-tanggung, kabarnya rekruitmen itu berjumlah ribuan PHL yang berkedok pada sistem PJLP yang akan dimasukan bekerja di DBMSDA, Disperkimtan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi.

“Ada penambahan PHL di DBMSDA pada 2024, sekitar 800 orang,” kata sumber dalam yang minta namanya tidak disebutkan kepada Matafakta.com, Rabu (20/12/2023).

Tahun 2024, kata sumber, PHL yang dialihkan menjadi PJLP itu dianggarkan dari hasil pemangkasan gaji para TKK yang sudah bekerja bertahun tahun lamanya dilingkungan Pemkot Bekasi.

“Dimungkinkan, bahwa gaji TKK dipotong buat penggalan gaji PJLP 2024 titipan TA seperti di Dinas Binamarga Sumber Daya Air atau DBMSDA,” ungkap sumber.

“Untuk jumlah PJLP di Disperkimtan dan Dinas LH belum tahu berapa banyak jumlahnya,” tambah sumber.

Sekedar diketahui, pemotongan gaji TKK yang ada nilainya cukup fantastis. Padahal Pemkot Bekasi sendiri sudah menyetujui Upah Minimum Kota (UMK) Kota Bekasi sebesar Rp5.343.430, naik Rp185.181.80 atau (3,59 persen).

Namun gaji TKK Kota Bekasi justru menurun dengan keputusan Walikota Bekasi yang diteken, Tri Adhianto Tjahyono. Adapun besaran gaji TKK setelah dipangkas sesuai jenjang pendidikan sebagai berikut:

TKK Pamor di Kecamatan dan Kelurahan gaji yang awalnya sebesar Rp4,2 juta setelah disesuaikan jenjangn pendidikan, SMA yang sebelumnya Rp4,2 juta turun menjadi Rp3,7 juta. Lulusan D3 dari Rp4,2 juta menjadi Rp3,8 juta dan S1 dari Rp4, 2 turun Rp4 juta.

“Jatuhnya kan turun drastis, diamah kagak mikir kita yang udah lama bekerja bukan dinaiki gajinya malah diturunin, kebutuhan biaya hidup semakin mahal, belum yang punya cicilan dan sewa kontrakan, apa cukup dengan gaji segitu,” pungkas kecewa. (Dhendi)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB