Korban Uob Kay Hian Minta Kepastian Hukum Dari Polda Metro Jaya

- Jurnalis

Selasa, 19 September 2023 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LQ Indonesia Law Firm

LQ Indonesia Law Firm

BERITA JAKARTA – Para Korban dugaan penipuan dan penggelapan UOB Kay Hian Sekuritas kembali meminta kepastian hukum dari Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto atas raibnya dana mereka senilai Rp55 miliar lebih yang mana sebelumnya statusnya sudah naik ke penyidikan.

Korban meminta agar Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto memberikan atensi atas laporan polisi yang telah naik ke penyidikan agar segera ditetapkan tersangka.

“Sudah jelas ada campur tangan dan keterlibatan Dirut UOB Kay Hian Sekuritas, karena dia menandatangani surat perjanjian dengan para marketing untuk mengunakan kantor dan properti milik UOB Kay Hian,” terang korban S, Selasa (19/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban S juga menegaskan, tanpa nama besar UOB Kay Hian selaku nasabah tidak mungkin percaya menyetorkan dana miliaran rupiah tersebut.

Baca Juga :  Divonis Hakim 8 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Surat Dakwaan Jaksa Tak Sah

“Dana juga kami setor ke rekening BCA atas nama UOB Kay Hian Sekuritas. Jadi tidak mungkin marketing buka rekening mengunakan nama UOB Kay Hian Sekuritas tanpa ijin Direksi UOB Kay Hian Sekuritas,” tandasnya.

Korban lainnya, A juga meminta agar penyidik segera memeriksa saksi bank BCA dimana mereka menyetor uangnya.

“Kenapa ini penyidik terkesan muter-muter ngak jelas, saksi bank BCA saja sampai hari ini belum dipanggil dan diperiksa,” ujarnya.

Harusnya segera panggil dan periksa, apakah ada persetujuan dari Yacinta selaku Direktur Utama UOB Kay Hian yang memperbolehkan oknum marketing buka rekening atas nama perseroan? Apakah penyidik masuk angina, sehingga mulai tidak netral?

Korban UOB Kay Hian lainnya, H juga menyampaikan ketidak puasannya atas proses penyidikan yang berlarut-larut.

“Lama sekali ini proses, berulang kali periksa saksi itu-itu saja. Saksi bank ngak diperiksa dan saksi ahli dan OJK juga belum diperiksa. Mohon agar Kapolda bisa bertindak tegas dan jangan jadikan kasus ini sebagai bancakan penyidik,” tegasnya.

Baca Juga :  Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia Blokade Jalan Depan MA

LQ Indonesia Law Firm menerangkan melalui Advokat Ali Amsar Lubis, SH bahwa mereka sudah melaporkan atas 2 laporan polisi (LP) yang berbeda dan LP di Unit 4 sudah dilimpah ke Unit 2.

Dikatakan Advokat Ali Amsar, kasus simple penggelapan sederhana, seharusnya bisa setelah periksa saksi korban dan terlapor, penyidik memeriksa saksi bank BCA dan OJK serta saksi ahli untuk dilakukan gelar perkara penetapan tersangka.

“Kami berharap Kapolda Metro Jaya bisa memberikan perhatian terhadap kasus ini. Karena sudah menjadi perhatian masyarakat luas,” pungkasnya. (Indra)

Berita Terkait

PN Kota Ambon, Putusan Inkrah Dikalahkan Dengan Putusan Baru
Divonis Hakim 8 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Surat Dakwaan Jaksa Tak Sah
Kejari Jakpus Sita Harta Terpidana Kasus Alih Fungsi Lahan Surya Darmadi
PN Cikarang Diminta Objektif Soal Perkara Setyawan Priyambodo
Kuasa Hukum Sebut Tuntutan Jaksa Perkara Narkoba Cacat Yuridis
Tim Penyidik Pidsus Kejari Jakut, Tahan Tersangka Korupsi Kredit Fiktif
Mantan Gubernur Babel Dicecar 22 Pertanyaan Soal Kontribusi Timah
Kuasa Hukum Achsanul Sebut Tuntutan Pidana 5 Tahun Tidak Bijaksana
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:15 WIB

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:06 WIB

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:19 WIB

Kerja 12 Jam Lebih, PT. Armas Logistic Service Langgar UU Ciptaker

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:49 WIB

Abaikan Pengusaha Lokal, FKMPB Minta Dirut RSUD Cibitung Dievaluasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:06 WIB

Ngantor Saat Gajian, Oknum TKK Kota Bekasi Pasrah Jika Dipecat

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:20 WIB

Trotoar di Perumahan PUP Kabupaten Bekasi Jadi Wisata Para PKL

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:38 WIB

PWI Bekasi Raya Kembali Serahkan Bantuan Untuk Keluarga Wartawan

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:04 WIB

Janji Proyek, Duit Ratusan Juta Cuma Jadi Bancakan Oknum Pejabat Kota Bekasi

Berita Terbaru

Kepala Devisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bekasi, Burani

Seputar Bekasi

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Jun 2024 - 20:15 WIB

Aksi Para Sopir dan Pemilik Angkutan di Kantor Dishub Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Jumat, 14 Jun 2024 - 19:06 WIB