Rakyat Tak Percaya Issu Lontaran Novel Baswedan Terhadap Pimpinan KPK

- Jurnalis

Kamis, 14 September 2023 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI)

Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI)

BERITA JAKARTA – Terbaru yang menjadi sorotan publik adanya pernyataan dan selentingan yang beredar di media sosial yang dilontarkan mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan yang menyebutkan adanya pertemuan antara tahanan KPK dengan pimpinan KPK di Lantai 15 Gedung KPK.

Penyidik senior KPK itu juga mempertanyakan alasan tahanan bisa melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK. Terlebih dugaan momen pertemuan itu terjadi di markas KPK sendiri di Gedung Merah Putih.

Menanggapi hal tersebut, Kordinator Lembaga Advokasi Kajian Strategis Indonesia (LAKSI), Azmi Hidzaqi mengatakan, sebaiknya Novel Baswedan stop untuk membuat tuduhan dan memproduksi hoax untuk tujuan mendiskreditkan KPK dengan tuduhan yang menyesatkan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan yang dibangun Novel tanpa fakta dapat menimbulkan seolah ada sentimen bernuansa dendam pribadi,” tegas Azmi kepada Matafakta.com, Kamis (14/9/2023).

Kami, kata Azmi, sangat prihatin dengan berbagai narasi dan opini yang dibangun Novel terhadap pimpinan KPK yang tidak memiliki bukti yang jelas, sehingga menimbulkan berita bohong dan asumsi-asumsi yang salah dan menyesatkan masyarakat.

Baca Juga :  Tak Ditahan, 2 Tersangka Kasus Timah 300 Triliun Diistimewakan Kejagung

“Secara mutlak, tuduhan Novel Baswedan kepada pimpinan KPK merupakan penghinaan dan merendahkan kinerja Firli Bahuri, padahal KPK saat ini jauh lebih baik,” katanya.

Lebih jauh, kami sangat percaya dan mendukung adanya pernyataan yang dilontarkan Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango yang membantah terkait adanya informasi tersebut. Sebab, tuduhan Novel Baswedan itu tidak benar.

“Kalau dalam daftar giat pimpinan tanggal 28 Juli tidak ada giat yang seperti itu,” ujar Nawawi dalam keterangannya.

Dengan demikian, lanjut Nawawi, maka bisa disimpulkan bahwa pernyataan novel yang sempat beredar di media terkait dengan hal ini bisa di nilai merupakan fitnah, omong kosong dan penuh dengan kebohongan.

“Sebab dia tidak memiliki bukti yang kuat untuk menunjukan pernyataannya itu benar adanya,” jelas Nawawi.

Baca Juga :  Dugaan Amnesia Oknum Penyidik Pidsus Kejagung Soal kasus PLN dan BTS 4G

Novel Baswedan merupakan ASN Polri yang seharusnya fokus saja bekerja menuntaskan persoalan yang menjadi tugas pokoknya ketimbang sibuk melakukan tuduhan terhadap institusi KPK.

“Oleh karena itu, apa yang dituduhkan Novel kepada pimpinan KPK merupakan hal yang tidak boleh dibiarkan,” ucapnya.

“Apalagi dibenarkan karena ini menyangkut integritas dari pimpinan KPK yang mesti di hormati. Oleh karena itulah maka kami mengecam keras statmen Novel yang penuh dengan kebohongan,” tambahnya.

Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan terpancing oleh opini liar yang di lontarkan Novel dan kami juga yakin bahwa publik pasti paham, mana pernyataan yang berbasis fakta, dengan ujaran yang hanya dibangun berdasarkan asumsi tanpa validitas data dan bukti.

“Dimana hal itu sering dilakukannya yang pasti rakyat lebih percaya institusi KPK ketimbang statmen Novel yang tidak pernah berbukti kebenarannya,” pungkas Nawawi. (Indra)

Berita Terkait

Idul Adha 1445 H 2024, Jaksa Agung Serahkan 36 Ekor Sapi untuk Masyarakat
Tak Ditahan, 2 Tersangka Kasus Timah 300 Triliun Diistimewakan Kejagung
LQ Indonesia Law Firm Apresiasi Gelaran Perkara Uob Kay Hian Sekuritas
Jaksa Agung Diminta Tangani Kasus Kerusakan Lingkungan di Kalsel
Kerugian Negara Capai Rp300 Triliun, 10 Tersangka Timah Segera Diadili
Sebut Eka Tjipta Tak Punya Saham di Sinar Mas, Anggota Wantimpres Dipolisikan
Setelah Melelang Semua Asset, Kini Elias Thomas Dipolisikan Bank Danamon
Pemanggilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Bukti KPK Sudah ‘Oleng’
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:15 WIB

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:06 WIB

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 23:19 WIB

Kerja 12 Jam Lebih, PT. Armas Logistic Service Langgar UU Ciptaker

Kamis, 13 Juni 2024 - 19:49 WIB

Abaikan Pengusaha Lokal, FKMPB Minta Dirut RSUD Cibitung Dievaluasi

Kamis, 13 Juni 2024 - 18:06 WIB

Ngantor Saat Gajian, Oknum TKK Kota Bekasi Pasrah Jika Dipecat

Kamis, 13 Juni 2024 - 09:20 WIB

Trotoar di Perumahan PUP Kabupaten Bekasi Jadi Wisata Para PKL

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:38 WIB

PWI Bekasi Raya Kembali Serahkan Bantuan Untuk Keluarga Wartawan

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:04 WIB

Janji Proyek, Duit Ratusan Juta Cuma Jadi Bancakan Oknum Pejabat Kota Bekasi

Berita Terbaru

Kepala Devisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bekasi, Burani

Seputar Bekasi

KPU Kabupaten Bekasi Rekrut Pantarlih Pilkada 2024

Jumat, 14 Jun 2024 - 20:15 WIB

Aksi Para Sopir dan Pemilik Angkutan di Kantor Dishub Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Usai Jadi Korban Pungli, Ratusan Sopir Demo Kantor Dishub Kota Bekasi

Jumat, 14 Jun 2024 - 19:06 WIB