Oknum Warga Desa Perekan OKU Selatan Berburu Hewan Lindungan Negara  

- Jurnalis

Senin, 29 Mei 2023 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Senapan Angin Gejeluk

Ilustrasi Senapan Angin Gejeluk

BERITA OKU SELATAN – Diduga, senapan angin atau biasa disebut Gejeluk jenis PCP yang digunakan salah seorang warga Desa Perekan untuk memburu satwa yang dilindungi diwilayah Perekan sudah dalam kondisi rakitan.

“Oknum warga tersebut bernama Rosid dia memburu jenis Rusa atau Kijang dan Kambing Hutan,” kata sumber yang minta namanya dirahasiakan kepada Matafakta.com, Senin (29/5/2023).

Dikatakan sumber, jenis ukuran peluru senapan angin pelaku lebih besar dibanding ukuran peluru yang direkomendasikan pada senapan angin jenis PCP standar yang umumnya minimal hanya kaliber 4,5 MM.

“Sedangakan senapan angin Gejeluk milik Rosid warga Desa Perekan itu pelurunya sudah berukuran 8,5 MM. Artinya, sudah melanggar ketentuan UU,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor: 12 Tahun 1951 dan Peraturan Kepolisian Negara Nomor 1 Tahun 2022 bahwa ada aturan main mengenai senapan angin.

“Dimana hanya boleh digunakan untuk kegiatan olahraga dan bukan untuk berburu binatang yang dilindungi sesuai UU Nomor: 5 Tahun 1990,” jelasnya.

Baca Juga :  Kejari Kabupaten Sleman Luncurkan Program "Jabat Kampus"

Ditambahkan sumber, Rosid pemilik dari senapan angin jenis Gejeluk sudah banyak menembak satwa yang dilindungi seperti Rusa atau Kijang dan Kambing hutan dalam setiap aksinya dan sudah berjalan lama.

“RS selalu menggunakan peluru tumpul dan tajam dengan kaliber 8,5 MM. RS mengaku bahwa senapan angin jenis gejeluk itu dapat dibelinya dengan mudah,” pungkas sumber. (Roy)

Berita Terkait

Kejari Kabupaten Sleman Luncurkan Program “Jabat Kampus”
Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja
KKM UNIBA Kelompok 63 Gelar Pengobatan Gratis di Sukajadi Carita
Sambut HBA ke-64 dan IAD ke-24, Kejari Taliabu Tebar Keperdulian
Pelepasan KKM UNIBA Kelompok 63 Desa Sukajadi Carita Pandeglang
Soal Banner Pilkada, Pj Walikota Malang Sebut Itu Apresiasi Masyarakat..!
Kejati Jateng Mulai Usut Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-Alun Semarang
Maju Pilkada, Pj Walikota Malang Wahyu Hidayat Dituding Bebani ASN
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:15 WIB

Kejari Kabupaten Tegal Pamer Hasil Capaian Kinerja

Rabu, 24 Juli 2024 - 21:03 WIB

Kejari Kabupaten Bekasi Selesaikan Kasus Sadi Bin Kadin Dengan Restoratif Justice

Senin, 22 Juli 2024 - 15:41 WIB

Waduh..!!!, Setahun Kejari Jakpus Tak Sidangkan Pemalsuan Surat KSP Indosurya

Jumat, 19 Juli 2024 - 14:40 WIB

Soal Final Kepailitan, Praktisi Hukum Persoalkan Trasparansi Publik PN Jakpus

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:07 WIB

Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Korupsi Surat Garansi Bank

Rabu, 17 Juli 2024 - 09:22 WIB

Penyidikan Perkara Komoditi Emas 109 Ton Kian Seru

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:26 WIB

Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus “Warning” Satgas Judol dan Bareskrim

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:08 WIB

Kejari Indramayu Tahan Koruptor Proyek Tebing Air Terjun Buatan

Berita Terbaru

Foto: Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi

Seputar Bekasi

Pj Walikota Bekasi Ancam Tindak Tegas BUMD Terpapar Politik Praktis

Kamis, 25 Jul 2024 - 13:18 WIB

LQ Indonesia Law Firm

Berita Utama

LQ Indonesia Law Firm Resmi Laporkan PT. Sentratama Investor Future

Kamis, 25 Jul 2024 - 11:50 WIB

KB TK AL-CHASANAH

Megapolitan

KB TK AL-CHASANAH Gelar Imunisasi Polio dan Gerakan Aksi Bergizi

Kamis, 25 Jul 2024 - 10:32 WIB