Hukum  

Usai Mendapat WBK, Kejati Jateng Optimis Menuju WBBM

Kejati Jateng

BERITA SEMARANG – Sepanjang tahun 2020, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah terus berbenah dalam penegakan hukum yang baik, termasuk dalam pelayanan publik seperti Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan harapan menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah, Priyanto usai kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2020 Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang berlangsung di lobi kantor Kejati Jateng, Selasa (29/12/2020).

“Terbukti Kejati Jateng kemarin mendapat penghargaan WBK dari Kemenpan RB. Ini yang terpenting, kita bisa memberikan pelayanan publik yang baik yang mana kita sudah melakukan 6 area perubahan,” kata Priyanto.

Disampaikan Priyanto, bahwa Kejati Jateng kini tengah menyiapkan untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Ini tantangan bagi kita di saat pandemi. Namun sesuai pengarahan Presiden Jokowi bahwa Kejaksaan sebagai role model dalam penegakan hukum, dan wajah pemerintah adalah penegakan hukum Kejaksaan yang baik. Kita tingkatkan integritas kita dari seluruh pelosok Jawa Tengah hingga Kejaksaan Tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu, sepanjang 2020, ada 88 kasus tindak pidana khusus yang berhasil ditangani Kejati Jateng, yakni 47 dari Kejaksaan dan 41 kasus dari Kepolisian dimana semuanya bisa diselesaikan dengan baik.

“Untuk pidana umum terdapat 7000 kasus dan narkotika 1500. Pihaknya juga berhasil menyelamatkan keuangan negara khususnya dalam kasus korupsi sebesar Rp14 Miliar lebih,”pungkasnya. (Nining)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *