BPPK-RI Bingung Proyek Bangun WC Rp200 Juta di Kabupaten Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 10 Desember 2020 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Ketua Badan Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (BPPK-RI), Jhonson Purban mengaku bingung perhitungan anggaran proyek pembangunan WC yang diprakarsai Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, senilai Rp200 juta perunit.

“Bingung juga saya perhitungannya gimana kalau anggaran buat WC hanya seukuran 3,50 m x 3,60 m itu sebesar Rp200 juta,” kata Jhonson menanggapi Matafakta.com, Kamis (10/12/2020).

Apalagi, sambung jhonson bangunanya menggunakan hebel. Sementara, dia pernah mengetahui bahwa mitranya sebagai pemain property membangun rumah seukuran 6 m x 11 m borongan berikut material hebel ngak lebih dari 100 juta.

“Ya, saya memang ngak ahli dalam bangunan, tapi setidaknya kita bisa bertanya kepada yang memang bidangnya. Tapi, kalau hanya bangun WC dianggarkan Rp200 juta perunit bingung juga. MCK aja masih kemahalan,” sindir Jhonson.

Dikatakan Jhonson, program pembangunan penunjang gedung pendidikan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruangnya perlu diapresiasi, tapi juga harus diperhitungkan, karena masih banyak bidang-bidang lain yang membutuhkan anggaran.

“Kita apresiasi program yang pro masyarakat, tapi ingat asal jangan ada niat lain dibalik itu. Terlebih lagi mark-up, sehingga merugikan keuangan negara dalam hal ini APBD,” pesannya.

Untuk itu, lanjut Jhonson, dia mendesak lembaga hukum setempat seperti Kejaksaan atau Kepolisian untuk melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut mengingat anggarannya cukup fantastis dan sudah menjadi sorotan public.

“Jumlahnya kan luar biasa itu sebanyak 488 WC yang akan dibangun dengan nilai anggaran seluruhnya sebesar Rp98 miliar,” tandasnya.

Sebelumnya, LSM Solidaritas Transfaransi Intelektual Pemerhati Indonesia (Sniper) Indonesia, tengah menyoroti program sarana penunjang pendidikan dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi 2020, terkait proyek 488 WC disetiap sekolah dengan nilai anggaran Rp98 miliar.

Dalam investigasinya, LSM Sniper sudah mendapatkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Detail Engineering Design (DED) atau Rencana Gambar Kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta dokumen pelaksanaan pembangunan WC tersebut.

Ketua Umum LSM Sniper, Gunawan, mengatakan, untuk membangun sebuah WC mewah sekalipun yang mencapai anggaran Rp200 jutaan perunit adalah harga yang tidak masuk akal kalau dihitung berdasarkan harga satuan barang.

“Bayangkan, kloset jongkok setara Toto dihargakan sebesar Rp838.900 per buah, bahkan untuk Urinoir setara Toto dihargakan sebesar Rp3.388.300 perbuah, termasuk harga satuan lainnya juga fantastis,” pungkas Gunawan. (Indra/Mul)

Berita Terkait

Kasus Ijon Proyek, Bupati Bekasi Nonaktif Divonis 6 Tahun Penjara
Negara Rugi Rp26 Miliar, Kortas Tipidkor Bakal Usut Korupsi Bantuan Kementan
Saling Bantah Antara Dito dan Eks Menteri Agama di Sidang Korupsi Kuota Haji
Eks Menteri Muhadjir Effendi Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji
Pengadilan Banding Lepaskan dr. Silvi Apriani dari Segala Tuntutan Hukum
Soal Perkara di Polda Kaltim, Alexius Minta Perlindungan Hukum ke Presiden dan Kapolri
Integritas Ketua Mahkamah Agung Tergerus Skandal Suap Zarof Ricar
Hakim Tolak Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:57 WIB

Kasus Ijon Proyek, Bupati Bekasi Nonaktif Divonis 6 Tahun Penjara

Jumat, 11 September 2026 - 19:32 WIB

Negara Rugi Rp26 Miliar, Kortas Tipidkor Bakal Usut Korupsi Bantuan Kementan

Kamis, 10 September 2026 - 20:54 WIB

Saling Bantah Antara Dito dan Eks Menteri Agama di Sidang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 1 September 2026 - 13:12 WIB

Eks Menteri Muhadjir Effendi Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Pengadilan Banding Lepaskan dr. Silvi Apriani dari Segala Tuntutan Hukum

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB