Butuh Perhatian Pemerintah, Nelayan Muara Gembong Gelar Deklarasi

- Jurnalis

Rabu, 11 November 2020 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BEKASI – Bertempat di Kampung Muara Bendera, Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, para nelayan yang tergabung dalam Kelompok Nelayan Kecamatan Muara Gembong, melakukan Deklarasi Kebangsaan agar dapat terwujudkan Kantibmas yang kondusif.

Bertema “Mendukung Kebijakan Pemerintah Dengan Menolak Segala Bentuk Kekerasan Atau Anarkis Intelorensi, Penyebaran Berita Hoax Dan Aksi Unjuk Rasa Demi Menjaga Keutuhan NKRI Tanpa Sara, Ujaran Kebencian Dan Aksi Teror“, para nelayan berdiskusi dengan berbagai unsur lapisan masyarakat, termasuk Bimaspol dan Bhabinsa agar dapat meningkatkan ekonomi para nelayan kedepannya.

Kepada Matafakta.com, salah satu Ketua Kelompok Nelayan Pantai Muara Gembong, Denino mengatakan, sangat respek dan mendukung apa yang dilakukan para nelayan Muara Gembong dengan melakukan Deklarasi Kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI dan menghindari perpecahan dikalangan para nelayan yang selama ini hidup selalu dengan kebersamaan dan kerukunan mengedepankan kebersamaan.

“Seperti inilah kami para nelayan yang selalu menjaga kebersamaan dan jauh dari perpecahan meski kami berada di daerah paling ujung di wilayah Kabupaten Bekasi, namun kami tidak pernah terpancing dengan banyaknya berita hoax maupun ujaran kebencian yang saat ini banyak beredar,” katanya, Rabu (11/11/2020).

Dikatakan Denibo, masalah yang saat ini dihadapi para nelayan Muara Gembong hanya kurangnya bantuan dan perhatian baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Padahal, kami selalu mendukung setiap kebijakan yang di lakukan Pemerintah.

“Wilayah Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang di ketehui merupakan daerah dengan perairan yang membentang luas dan sempat menjadi daya tarik Presiden Joko Widodo, karena dua kali mengunjungi wilayah ini,” ungkapnya.

Kami disini, tambah Denibo, masyarakatnya yang kebanyakan para nelayan dan petani tambak, selalu mengedepankan kebersamaan yang selalu dijaga antara warga satu dengan warga lainnya.

“Tidak pernah sekalipun kami warga yang keseharian bekerja sebagai nelayan dan petani tambak saling bersih tegang, kerena selalu kami selesaikan dengan kekeluargaan dan kebersamaan,” pungkasnya. (Hasrul)

Berita Terkait

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon
Panitia Pilkades Karangsambung Serahkan Nomor Urut Calkades

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Jumat, 11 September 2026 - 09:07 WIB

Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB