Dana Hibah Rp40 Miliar KONI Kabupaten Bekasi Bakal Diawasi DPRD

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2020 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budiyanto

Budiyanto

BERITA BEKASI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi, melalui Badan Anggaran (Banggar) bakal mengawasi dana hibah yang diterima Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi yang dinilai sangat fantastik sebesar Rp40 miliar.

Menanggapi hal itu, politisi PKS, Budiyanto selaku Anggota dari Banggar DPRD Kabupaten Bekasi mengatakan, dengan adanya anggaran hibah yang diterima KONI Kabupaten Bekasi, tentunya harus bisa berdampak terhadap kemajuan olahraga yang ada di Bekasi.

“Ya untuk saat ini, kita belum mengetahui secara terperinci anggaran yang dimiliki KONI untuk apa saja. Tapi, dalam waktu dekat kita akan berkomunikasi dengan KONI agar lebih jelas penggunaan anggaran yang di miliki KONI,” kata Budiyanto kepada Matafakta.com, Rabu (29/7/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, sambung Budiyanto, KONI selaku lembaga yang membidangi pembinaan peran olahraga, harus bisa mampu membentuk event olahraga dari skala paling bawah sekaligus untuk mencetak para atlit dan kegiatan KONI juga harus bisa dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Diduga Kades Pantai Harapan Jaya Mark'up Dana Desa Hingga Ratusan Juta

“Intinya kita nanti bakal komunikasi dulu, sehingga nanti kita juga bisa masuk ke wilayah pengawasan terhadap anggaran yang dimiliki KONI, kita ingin semua anggaran yang cukup besar  tersebut, bisa terlihat hasilnya dibidang olahraga,” tandasnya.

Sebelumnya, pria asal Cikarang, Awaludin Rhamdani, merasa bahwa anggaran hibah KONI senilai Rp40 miliar itu, belum dirasakan ditengah masyarakat. Bahkan dia menyinggung bahwa masyarakat tidak bisa melihat secara transparan dalam penggunaan anggaran tersebut.

“Mestinya, dengan hibah Rp40 miliar itu, Ketua dan pengurus KONI bisa memikirkan adanya kompetisi-kompetisi berskala lokal di setiap RW, Desa atau Kelurahan. Jadi bisa dirasakan ditengah masyarkat. Aturan Covid kan sudah longgar,” katanya.

Awaludin menyinggung, kalau para pengurusnya bisa pada ngumpul di kantor KONI setiap hari hingga sore hari, kenapa ngak bisa mengadai atau menyelenggarakan pertandingan dilapangan RW atau lapangan Desa seperti badminton atau tenis meja.

Baca Juga :  Material Belum Dibayar PT. MSA, 10 Subkon Pasar Jatiasih Datangi Pemkot Bekasi

Awaludin pun mengkritisi, penggunaan hibah yang dinilai menghamburkan uang lantaran memberikan honor para pengurusnya, rermasuk beberapa waktu lalu sempat membuat majalah yang terkesan tidak bermanfaat langsung bagi masyarakat luas.

“Emangnya dengan bikin majalah yang pakai hibah Rp40 miliar bisa bermanfaat untuk dunia olahraga atau masyarakat luas? mana coba kajiannya?. Apalagi, pemberian honor bulanan para pengurusnya yang lebih dari 60 orang. Itukan pemborosan juga,” ungkapnya.

Sebagai masyarakat, tambah Awaludin, dia berharap bisa mengakses transparansi penggunaan anggaran hibah yang berasal dari APBD Kabupaten Bekasi.

“Apresiasi yang tinggi dari masyakarat jika Ketua KONI mampu menyajikan transparansi anggaran hibah yang sudah diterima sejak beberapa bulan lalu. Bisa tidak kami sebagai masyarakat mengakses penggunaan hibah KONI senilai Rp40 miliar itu untuk apa saja,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Waduh…!!!, Perusahaan Daftar Hitam UI Menangkan Lelang di Kota Bekasi 
Ini Kata Delvin Chaniago Soal Rencana Penyuluhan Petugas Damkar Kota Bekasi
Soal Pembatalan Proyek PSEL, JNW: Bisa Aja Mantan Walikota Bekasi Ngelesnya!
FKMPB: Peran Kepala Bidang di Dinas Kabupaten Bekasi Mandul  
Bentuk Dinasti, LSM LIAR Desak Inspektorat Audit Desa Pantai Harapan Jaya
Pj Walikota Bekasi Raden Gani Resmi Batalkan Proyek PSEL Kota Bekasi
Harus Pulangi Rp4,7 Miliar, JNW: Proses Hukum Menanti Dispora Kota Bekasi     
Menangkan Pemilihan Bupati Bekasi 2024, Gerindra, PKB dan Demokrat Bentuk Koalisi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Juni 2024 - 11:00 WIB

Waduh…!!!, Perusahaan Daftar Hitam UI Menangkan Lelang di Kota Bekasi 

Senin, 24 Juni 2024 - 08:53 WIB

Soal Pembatalan Proyek PSEL, JNW: Bisa Aja Mantan Walikota Bekasi Ngelesnya!

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:45 WIB

FKMPB: Peran Kepala Bidang di Dinas Kabupaten Bekasi Mandul  

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:19 WIB

Bentuk Dinasti, LSM LIAR Desak Inspektorat Audit Desa Pantai Harapan Jaya

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:51 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Resmi Batalkan Proyek PSEL Kota Bekasi

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:42 WIB

Harus Pulangi Rp4,7 Miliar, JNW: Proses Hukum Menanti Dispora Kota Bekasi     

Kamis, 20 Juni 2024 - 09:44 WIB

Menangkan Pemilihan Bupati Bekasi 2024, Gerindra, PKB dan Demokrat Bentuk Koalisi

Rabu, 19 Juni 2024 - 15:54 WIB

Material Belum Dibayar PT. MSA, 10 Subkon Pasar Jatiasih Datangi Pemkot Bekasi

Berita Terbaru

Gedung KPK

Berita Utama

Penyidikan Perkara Korupsi PT. PGN Terus Berkembang

Senin, 24 Jun 2024 - 13:53 WIB