Dinas Pariwisata Kota Bekasi,Tedi Hafni: Kedepankan Protokol Kesehatan

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2020 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tedi Hafni

Tedi Hafni

BERITA BEKASI – Berdasarkan pertimbangan beberapa alasan, maka tempat hiburan dan usaha jasa kepariwisataan lainnya mulai berkegiatan pasca pencegahan dan pengendalian virus Corona atau Covid-19 di Kota Bekasi.

Kepada Matafakta.com, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi, Tedi Hafni mengungkapkan, pihaknya telah menyediakan regulasi tentang petunjuk teknis tatanan hidup baru atau New Life Normal pada kegiatan tempat hiburan dan usaha jasa kepariwisataan lainnya yang tertuang dalam Keputusan Walikota Bekasi.

“Jalan, dengan catatan harus mengendepankan protokol kesehatan dengan ketat. Prinsip New Normal kan adalah keseimbangan. Prinsip manusia kan ada tiga sektor, yakni ekonomi, sosial dan kesehatan. Jadi New Normal bukan hanya sektor ekonomi saja. Ekonomi tetap jalan, tapi aturan kesehatan harus dijaga, demikian sosial,” ujarnya, Selasa (23/6/2020).

Sementara itu, sambung Tedi, beberapa bulan ini lebih berfokus pada bagaimana Covid-19 bisa turun, kemudian agar orang tidak terkena Covid-19 dan bagaimana yang terkena Covid-19 dapat terobati. Sementara sektor ekonomi tidak jalan. Kan, gak bisa begitu,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya mendorong kepada masyarakat dan Pelaku usaha agar melaksanakan aktifitasnya dalam segala sisi. Namun, dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat, sehingga kesehatan tetap terjaga.

“Kalau kami dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan akan mendorong mereka dalam aktifitas bidang seni, budaya dan kepariwisataan. Mulai dari perhotelan, rumah makan, tempat hiburan dan sebagainya, ya mendorong agar tetap berusaha. Dengan catatan mereka harus menjaga aktifitasnya dengan prinsip protokol kesehatan,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya melakukan monitoring di lapangan dan evaluasi setelahnya, apakah pelaku usaha sudah sesaui dengan ketentuan yang ada atau tidak.

“Jadi kita cek ke lapangan, bisa satu lokasi dua kali cek. Apakah tertib atau tidak. Silahkan jalankan usaha dengan sebaik-baiknya, seoptimal mungkin, dengan catatan bahwa mereka harus menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. (Edo)

Berita Terkait

Akreditasi RSUD Kabupaten Bekasi Harus Berdampak Nyata Untuk Masyarakat
Ini Kata Bayu Setyawan Soal Polemik Wartawan & Kadis LH Kabupaten Bekasi
Hina Wartawan, Ketua Investigasi GWI Suarakan Copot Pejabat Tak Beretika
Hina Wartawan, Kadis DLH Kabupaten Bekasi Doni Sirait Dipolisikan
Kesbangpol Kabupaten Bekasi Lamban Tanggapi Permohonan Fasilitasi Audiensi
Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Bantah Usir Wartawan
Tolak Pasien, RS. Annisa Cikarang Kabupaten Bekasi Bisa Kena Sanksi
Waduh…!!!, Pedasnya Mulut Kadis LH Kabupaten Bekasi Hina Wartawan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Akreditasi RSUD Kabupaten Bekasi Harus Berdampak Nyata Untuk Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 23:29 WIB

Hina Wartawan, Ketua Investigasi GWI Suarakan Copot Pejabat Tak Beretika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:24 WIB

Hina Wartawan, Kadis DLH Kabupaten Bekasi Doni Sirait Dipolisikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Kesbangpol Kabupaten Bekasi Lamban Tanggapi Permohonan Fasilitasi Audiensi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 01:37 WIB

Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Bantah Usir Wartawan

Berita Terbaru