Corona, Sopir Angkot di Cikarang Ngeluh Sepi Penumpang

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2020 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angkot Cikarang

Angkot Cikarang

BERITA BEKASI – Disituasi saat ini, sopir angkot di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengeluhkan sepinya penumpang di tengah wabah virus Corona atau Covid-19. Bahkan, tak jarang hanya mengangkut satu sampai empat penumpang saja.

Kepada Matafakta.com, salah satu sopir angkot jurusan Cikarang – Lipo – Cibarusah, Rojali mengatakan, dalam tiga bulan ini ngantri di terminal Cikarang sepi penumpang akibat merebaknya wabah virus Corona atau Covid-19.

“Sebelum ada wabah virus Corona pendapatan saya diatas Rp150,000, terkadang lebih. Sekarang, bawa pulang Rp80.000, susah banget muter terus sampai 7 pulang pergi Cikarang – Cibarusah, sampai pulang malam,” katanya, Kamis (11/6/2020).

Rojali pun bersyukur, mobil angkot yang di bawanya setiap hari sudah lunas, kalau mobil baru kebanyakan sudah tidak kuat cicilannya. Dulu, penumpang sepi kebanyakan beralih ke grab sekarang ada virus Corona grab berhenti penumpang malah sepi.

“Awalnya setoran ke bos Rp220,000. Kalo, sekarang ada Corona setoran Rp120,000 itu juga ngak dipatok. Bahkan sekarang ini, setoran Rp60,000 pergi jam 04.00 WIB pulang jam 19.00 WIB, terkadang pulang sampai malam,” ulasnya.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Disituasi sekarang ini, tambah Rojali, dia berharap kepada Pemerintah agar dapat memperhatikan nasib para sopir mobil angkot yang ada di Cikarang. Sepi penumpang akibat virus Corona atau Covid-19.

“Meskipun sepi penumpang, terpaksa tetap menarik penumpang lantaran bingung mau kerja apa lagi selain jadi sopir angkot,” pungkasnya. (Usan)

Berita Terkait

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa
Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi
JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad
Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  
Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service
Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada
Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi
Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:09 WIB

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:20 WIB

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:50 WIB

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:46 WIB

Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:41 WIB

Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:36 WIB

Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:27 WIB

Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:28 WIB

Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB