Obon Tabroni: Alat Uji Corona Pemkab Bekasi Memperhatinkan

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2020 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Obon Tabroni

Dewan Obon Tabroni

BERITA BEKASI – Kunjungi Labkesda Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Tabroni, kaget dengan kondisi yang memperihatinkan dan tidak layak pakai.

“Tempat ini (Labkesda) adalah satu-satunya tempat milik Kabupaten Bekasi untuk mengetahui apakah sample dari Orang Dalam Pengawasan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) itu negatif atau positif dari paparan virus Covid-19. Tapi sangat disayangkan dengan kondisinya,” kata Obon Tabroni kepada Beritaekspres.com, Selasa (5/5/2020).

Ditemui Tenaga Medis yang bertugas, Obon mendapat penjelasan, bahwa kondisi Labkesda saat ini hanya memiliki satu unit mesin atau alat pengecekan Polymerace Chain Reaction (PCR). Akibatnya, satu pengecekan sample membutuhkan waktu selama 3-4 hari baru bisa diketahui hasilnya.

Dijelaskannya, saat ini tim medis sudah kerja shift untuk mengejar target pengecekan dari semua sample yang masuk. Karena jumlahnya sample meningkat maka harus menyesuaikan. “Sekarang tim medis hanya sanggup mengerjakan 30 sample dalam satu hari,” ungkapnya.

Kepada Obon, para tenaga medis ini menyampaikan harapan agar dapat disuarakan penambahan Unit PCR dan Fasilitas pendukung bagi para Tenaga Medis yang bertugas.

“Mohon kami di perhatikan secara serius agar tugas kami bisa berjalan lancar dan masyarakat dapat kami layani dengan baik,” ucap salah seorang tugas medis.

Disinggung Obon, tentang insentif dan lainnya seperti tambahan extra fooding atau supplement bagi tenaga medis yang bekerja, mereka hanya menjawab kalau memang dapat diupayakan mereka sangat bersyukur. Karena sampai hari ini tenaga medis belum pernah mendapat bantuan berubah suplemen gizi.

Baca Juga :  Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana

Dalam kesempatan ini, Obon meberikan sejumlah bingkisan yang ditujukan langsung bagi para tenaga medis yang bertugas berupa supplemen dan lainnya yang diterima oleh perwakilan UPTD.

Hal lain Obon, menegaskan bahwa kondisi ini tidak dapat dibiarkan. Sebab pandemi ini masalah yang sangat serius maka harus siap segala sesuatunya.

“Bekasi ini sangat luas dan jumlah penduduknya cukup padat, sangat ironis kalau laboratorium kesehatan kita yang hanya ada satu ini sangat memprihatinka. Kalau kondisinya seperti ini saya khawatir jumlah pasien akan terus bertambah. Dan tentu kita akan sulit atau lambat memetakan daerah mana yang menjadi zona merah atau zona aman dari paparan COVID-19,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi
JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad
Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  
Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service
Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada
Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi
Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana
Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:07 WIB

Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Korupsi Surat Garansi Bank

Rabu, 17 Juli 2024 - 09:22 WIB

Penyidikan Perkara Komoditi Emas 109 Ton Kian Seru

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:26 WIB

Dua Kali Mangkir, Hakim PN Jakpus “Warning” Satgas Judol dan Bareskrim

Selasa, 16 Juli 2024 - 17:08 WIB

Kejari Indramayu Tahan Koruptor Proyek Tebing Air Terjun Buatan

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:58 WIB

Perkara Korupsi Gula, Penyidik Panggil Kepala KPPBC Dumai

Selasa, 16 Juli 2024 - 11:49 WIB

Korupsi Proyek KA, Tiga Mantan Pejabat Kemenhub Mulai Diadili

Selasa, 16 Juli 2024 - 08:02 WIB

Muklis Manajemen PT. Antam Diperiksa Terkait Emas 109 Ton

Selasa, 16 Juli 2024 - 06:08 WIB

Kejati Jabar Tahan Eks Pejabat Kemendagri Kasus BOT Pasar Cigasong Majalengka

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB