Tingkatkan SDM Warga, Bumdes Cipayung Buka Pelatihan Komputer

BERITA BEKASI – Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, membuka Grand Launching kursus komputer bagi siswa SD, SMP hingga SMA bertempat di Aula Kantor Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Acara Grand Launching Bumdes “CIPAYUNG MAJU” dihadiri Kepala Desa Cipayung, BPD, LPM, Karang Taruna, Bimaspol, Bimas AD dan tokoh masyatakat Desa Cipayung Cikarang Timur.

Dikatakan Sugiyono Ketua Bumdes Cipayung, pelaksanaan Grand Launching Bumdes “Cipayung Maju” yang diresmikan Kepala Desa Cipayung dengan program Unit Usahanya yaitu Pusat Pelatihan Pengembangan Informasi Teknologi (PPP-IT).

“Dengan program Unit Usaha PPP-IT, kami Bumdes “Cipayung Maju” menyediakan 20 unit laptop dan level peruntukannya yaitu untuk SD, SMP dan SMA, adapun umum tetap kami buka kalau memang mau belajar,” kata Sugiyono kepada Beritaekspres.com, Kamis (5/3/2020).

Menurutnya, untuk biaya belajar cuman Rp50 ribu sebulan itu sudah includ bayar listrik dan bayar tenaga pengajarnya. Jadi kita benar-benar 60 persen itu sosial dulu dan 40 persen profit.

“Untuk Bumdes memang harus ada profit karena itu dari Kemendes sendiri dan ada di Peraturan Desanya (Perdes). Tapi kami tidak semata-mata ngejar profit disini, kita utamakan sosial dulu, karena Bumdes itu usaha yang harus dibuka dengan, apa sih kebutuhan masyarakat, terutama sumber daya manusia (SDM), dan untuk meningkatkan SDM itu salah satunya dengan pendidikan dan pelatihan,” ucap dia

Untuk target kata pria asal Cikarang, yaitu 500 siswa, sekarang sudah mencapai 260 siswa yang mengikuti kursus. Untuk tenaga ahli ada dua orang dan mengajarnya dua sift.

“Untuk Shift satu yaitu belajarnya pagi sampai siang, untuk sip duanya yaitu siang sampai sore. Dengan modal yang ada dan alhamdulillah saya terpilih jadi Ketuanya, saya ingin benar-benar pemanfaatan modal yang ada ini bisa digunakan dengan maksimal, termasuk sewa tempat, renopasi, biaya oprasional dan ruangan pun ber Ac alhamdulillah mencukupi,” ungkapnya usai pelaksanaan Grand Launching.

Lebih lanjut dikatakan Sugiyono, untuk siswa tidak mampu, dirinya sudah melakukan rapat internal Bumdes bersama Kepala Desa dan BPD. “Jadi siapapun, selagi dia masyarakat Desa Cipayung motivasinya mau belajar, silahkan free alias gratis,” katanya.

Sugiyono berharap, karena Bumdes ini bukan program lokal tapi program pemerintah pusat, jadi Badan Usaha Milik Desa ini bisa terus berkembang di Cipayung dengan inovasi-inovasi program Desa yang nantinya bisa bersinergi dengan semua lembaga BPD, LPM, Karang Taruna dan Bumdesnya harus berjalan bersinergi.

“Program inovasi Desa saat ini sedang digalakan oleh pemerintah, potensi-potensi sumber daya alam yang ada di Desa apa nih, dan saya ingin di Cipayung ini punya Brand, karena dari pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, bahwa disetiap Desa harus ada ciri khas. Dengan adanya Bumdes, saya ingin Desa Cipayung di tahun 2025 maksimal, desa Cipayung harus menjadi Desa digital,” harapnya.

Ditempat yang sama dikatakan H. Ajan Kades Cipayung, setelah dirinya meresmikan Bumdes “Cipayung Maju” semoga dengan Unit Usaha Pusat Pelatihan Pengembangan Informasi Teknologi (PPP-IT) kedepannya bisa terus berkembang.

“Insya allah kedepannya Desa Cipayung bisa lebih baik dan lebih maju, apalagi Bumdes memiliki program Pusat Pengembangan Informasi Teknologi, jadi warga Desa Cipayung bisa lebih mengenal Informasi teknologi dari usia dini,” pungkasnya. (De/Mul)

BeritaEkspres Group

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *