4 Tahun Tak Digubris, Pekerja PT. ASALTA Datangi Kejari Bogor

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2020 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA BOGOR – Puluhan karyawan PT. Asalta Surya Mandiri (ASM) dan PT. Asalta Mandiri Agung (AMA) di Kelurahan Nanggewer, Cibinong, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kedatangan para pekerja yang tergabung dalam serikat Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI), ini untuk mengadukan permasalahan perkara pidana maupun sisa upah sektoral maupun Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang belum dibayarkan pihak perusahaan hingga mencapai Rp10 miliar.

Kepada Matafakta.com, Ketua PPMI PT. Asalta Surya Mandiri, Syaeful Bahri mengatakan, kedatangan mereka dalam rangka agar pihak Kejaksaan menolak pemgajuan penangguhan penahanan terhadap tersangka DW dan HW.

“Karena AW dan HW selaku pimpinan PT. ASM dan PT. AMA ini sudah terlalu dzalim dengan cara tidak membayar selisih upah sektoral maupun UMK. Kami, selaku pihak yang dirugikan pun keberatan apabila mereka meminta penangguhan penahanan,” tegas Syaeful, Kamis (13/2/2020).

Dikatakan Syaeful, besar harapan para karyawan kepada pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor agar tidak mengambulkan permohonan penangguhan kepada kedua tersangka AW dan HW, karena sejak tahun 2016 sebanyak 265 orang mantan pekerja menderita akibat belum dibayarnya selisih upah sektoral maupun UMK.

Baca Juga :  Tipikor Jakarta Kembali Adili Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh

“Perkara belum dibayarnya upah 265 pekerja PT. ASM dan PT. AMA ini sudah berjalan sejak tahun 2016 lalu dan tidak berhasil dimediasi oleh Dinas Sosial, Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi. Penderitaan selama 4 tahun ini, kami minta jadi pertimbangan pihak Kejaksaan,” pungkasnya. (Marsan)

Berita Terkait

Tipikor Jakarta Kembali Adili Mantan Hakim Agung Gazalba Saleh
Mantan Dirut PT. Petamina Divonis 9 Tahun Penjara
PN Kota Ambon, Putusan Inkrah Dikalahkan Dengan Putusan Baru
Divonis Hakim 8 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Sebut Surat Dakwaan Jaksa Tak Sah
Kejari Jakpus Sita Harta Terpidana Kasus Alih Fungsi Lahan Surya Darmadi
PN Cikarang Diminta Objektif Soal Perkara Setyawan Priyambodo
Kuasa Hukum Sebut Tuntutan Jaksa Perkara Narkoba Cacat Yuridis
Tim Penyidik Pidsus Kejari Jakut, Tahan Tersangka Korupsi Kredit Fiktif
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Juni 2024 - 07:28 WIB

Kejari Kabupaten Bekasi Diminta Tangkap Mantan Dirut Perumda Tirta Bhagasasi

Senin, 24 Juni 2024 - 11:00 WIB

Waduh…!!!, Perusahaan Daftar Hitam UI Menangkan Lelang di Kota Bekasi 

Senin, 24 Juni 2024 - 09:54 WIB

Ini Kata Delvin Chaniago Soal Rencana Penyuluhan Petugas Damkar Kota Bekasi

Senin, 24 Juni 2024 - 08:53 WIB

Soal Pembatalan Proyek PSEL, JNW: Bisa Aja Mantan Walikota Bekasi Ngelesnya!

Minggu, 23 Juni 2024 - 09:45 WIB

FKMPB: Peran Kepala Bidang di Dinas Kabupaten Bekasi Mandul  

Jumat, 21 Juni 2024 - 23:19 WIB

Bentuk Dinasti, LSM LIAR Desak Inspektorat Audit Desa Pantai Harapan Jaya

Jumat, 21 Juni 2024 - 13:51 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Resmi Batalkan Proyek PSEL Kota Bekasi

Jumat, 21 Juni 2024 - 12:42 WIB

Harus Pulangi Rp4,7 Miliar, JNW: Proses Hukum Menanti Dispora Kota Bekasi     

Berita Terbaru

Foto: Alvin Lim, SH, MH

Berita Utama

Kasus Vina Cirebon Vs Jessica Bukti Penegakan Hukum Sudah Rusak

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:32 WIB

Deklarasi Paket Pimpinan DPD-RI 2024-2029

Berita Utama

Langgar Kode Etik, BK DPD-RI Diminta Berikan Sangsi Tegas LaNyalla

Selasa, 25 Jun 2024 - 18:09 WIB

Foto: Menkoinfo Budi Arie Setiadi (Kiri) dan Pakar Hukum, Abdul Fickar Hadjar (Kanan)

Berita Utama

Pakar: Pemain Judi Online Adalah Pelaku Kejahatan Bukan Korban Judol

Selasa, 25 Jun 2024 - 17:49 WIB