PTSL, Desa Hegarmanah Kabupaten Bekasi Dapat 600 Bidang

BERITA BEKASI –  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi menggelar Sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2020, di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

“Bisa dilihat sendiri, masyarakat Desa Hegarmanah sangat antusias bahkan sudah berkumpul menunggu dari awal kedatangan kami, karena PTSL ini, program Pemerintah Pusat, jadi harus kita sampaikan,” terang Ketua Tim A dari BPN Kabupaten Bekasi untuk wilayah Kecamatan Cikarang Timur dan Kecamatan Cibarusah, Budiman, Rabu (5/2/2020).

Dijelaskan Budi, untuk Kecamatan Cikarang Timur Sendiri totalnya ada 7 Desa yang mendapatkan Program PTSL diantaranya, Desa Tajung Baru target 1.500 sertifikat, Desa Cipayung 900, Desa hegarmanah 600, Desa Jati Reja 900, Desa Jati Baru 700, Desa Labansari 2,400 dan Desa Karangsari 1,600 sertipikat.

“Nah, untuk Desa Hegamah ini, targetnya 600 sertipikat, mudah-mudahan masyarakat membantu kami, untuk mempercepat penyelesaianya, jangan sampai terjadi gesekan-gesekan atau informasi yang menyesatkan kaitan masalah pungutan terutama, yaitu soal pembiayaan,” jelasnya.

Dikatakan Budi, Program PTSL dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor: 25/SKB/V/2017, Nomor: 590-3167A Tahun 2017, Nomor: 34 Tahun 2017 tentang Pembiayaan Persiapan Pendaftaran Tanah Sistematis bahwa biaya Rp150.000 per bidang yang dimaksudkan untuk pembelian patok, materai dan adminitrasi serta transportasi Aparatur Desa.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Hegarmanah, H. Hamid Hendra Felani atau yang biasa di sapa, Pak Kuwu mengungkapkan, dengan adanya program PTSL ia selaku Kepala Desa Hegarmanah sangat berterima kasih, karena banyak warga yang tanahnya belum memiliki sertipikat.

Ia berharap kepada warga masyarakat Desa Hegarmanah yang akan mengajukan sertifikasi tanahnya agar menyiapkan dokumen tanah yang di butuhkan sesuai peraturan dan ketentuan dari BPN bertujuan untuk mempermudah proses pembuatan sertifikat tanah yang dimilikinya.

“Jadi, soal dokumen apa saja yang di butuhkan pokoknya pas pelakasanaan nanti ada tim verifikasi dari BPN, semoga setiap pengajuan sertifikat yang di ajukan warga kami ke BPN cepet selesai dan tidak ada masalah,” pungkasnya. (Mul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *