Presiden Targetkan Draf RUU Omnibus Law Selesai Minggu Ini

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2020 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Presiden Joko Widodo kembali melanjutkan pembahasan mengenai persiapan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law bersama dengan jajaran terkait. Hukum Omnibus Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan menjadi fokus bahasan jajaran terkait dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

“Melanjutkan pembahasan tentang Hukum Omnibus, saya meminta agar naskah RUU-nya selesai dalam minggu ini,” kata Presiden dalam pengantar rapat terbatas tersebut.

Sebelumnya, Ketua Negara mengingatkan jajarannya untuk mengonsultasikan substansi RUU dengan seluruh pemangku kepentingan dan memberikan akses terhadap perencanaan tersebut kepada publik sebelum diajukan ke DPR.

Kepala Negara ingin agar proses pelaksanaan tersebut juga menerapkan prinsip keterbukaan.

“Ini agar bisa dilihat oleh organisasi-organisasi yang juga dilakukan secara paralel antara nanti pengajuan di DPR dan harus dilakukan dengan organisasi yang ada,” kata Presiden.

Presiden sendiri membuat agar naskah akademik dan draft dari RUU ini dapat diselesaikan sebelum 100 hari kerja periode pemerintahannya yang kedua. Selanjutnya, RUU draf akan meminta kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.

“Kalau ada pembahasan, ada yang disampaikan supaya kita bisa selesai,” kata Presiden.

Untuk diketahui, saat diterbitkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Istana Negara, Senin, 16 Desember 2019, Presiden Joko Widodo mengatakan, ada tiga RUU Omnibus Hukum yang akan diminta oleh para undangan untuk dikunjungi DPR.

Ketiganya adalah RUU Omnibus, Perpajakan, RUU Omnibus, Cipta Lapangan Kerja, dan yang ketiga RUU Omnibus, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

 

Humas Kemensetneg

Berita Terkait

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja
Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital
Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP
Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri
Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai
KAMAKSI: Rakyat Butuh Lapangan Kerja, Bukan Bioskop di Desa
Soal Warung Suheni, Video Lama Diunggah Kembali Bakar Emosi Publik
Beberapa Anggota Dewan Diperiksa Perkara Korupsi NPCI Kabupaten Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 08:39 WIB

Kemnaker dan PT. PKSS Perluas Akses Kesempatan Kerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:55 WIB

Menolak Gugatan Immateril, Pengadilan Bekasi Menguntungkan PT. BKP

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:35 WIB

Soal Kasus Tuper, Mustahil Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Gelar Rapat Sendiri

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16 WIB

Pidsus Kejari HSU Tetapkan MT Tersangka Korupsi APBDes Lok Bangkai

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB