“Mati Aku Mati” WAYANG Kembali Ramaikan Industri Musik Nasional

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Group Band Wayang

Group Band Wayang

WAYANG adalah band Indonesia yang telah mengukir jejak suksesnya dengan banyak lagu hits sejak tahun 1995. Sedikit melihat ke belakang, sepanjang kariernya di dunia musik, Wayang telah menorehkan sejumlah hits diantaranya:

“Damai” (1997), “Dongeng” (1999), “Katanya” (1999), “Kecewa” (2000), “Gadis Kecil” (2000), “Beri Aku Cinta” (2001), “Tak Selamanya” (2002), “Andai Kau Ada” (2002), “Tersiksa” (2008), “Pasti Bisa” (2014), “Tunggu Apa Lagi” (2018)

“Buat Apa Mencoba” (2019), “Tak Pernah Salah” (2020) dan 2 single yang dirilis tahun 2023 lalu yaitu “123” dan “Radar”, serta  lagu “Cinta Pertama (2025)”.

Adapun deretan album yang pernah dikeluarkan Wayang antara lain album perdananya “Damai” yang dirilis pada tahun 1997 dan beberapa album lainnya yaitu “Dongeng” (1999), “Transisi” (2000), “The Best of Wayang” (2001), “WYG” (2002), dan “Dari Hati” (2003).

Setelah melalui perjalanan panjang di dunia musik Indonesia, dipertengahan tahun 2026 ini, Wayang memutuskan memulai era baru mereka dengan berbagai perubahan yang cukup mengagetkan baik dalam tubuh Wayang maupun secara musik.

Kini WAYANG hadir dengan formasi baru yaitu Taurin (Vocal), Odji (Bass), Ilham (Gitar), Aie (Gitar), dan Farid (Drum).

“Akhir tahun 2025 lalu hanya tersisa saya sebagai personil asli yang masih ingin meneruskan perjalanan Wayang. Dan Bunda Lilik sebagai orang tua Wayang yang dari awal membangun dan membesarkan band ini ingin agar Wayang tetap selalu ada. Lalu kita mencoba mencari personil baru tanpa audisi,” terang Odji.

Sebelumnya, kata Odji, Wayang memang sudah dibantu oleh Aie sebagai gitaris. Lalu melalui salah satu teman, kita bertemu Taurin dan Farid di Januari 2026. Kita ngobrol dan langsung cocok, kemudian mereka mengajak Ilham yang juga seorang gitaris.

“Akhirnya kita mencoba berjalan dengan 2 gitaris dan ternyata kehadiran personil-personil baru ini justru memberi angin segar di musik Wayang,” tuturnya.

Dikarya terbaru, kami memang ingin menghadirkan WAYANG dengan nyawa dan energi yang baru. Bukan hanya formasi baru dengan vokalis cewek dan 2 gitaris, tapi secara genre musik juga akan berbeda dari lagu-lagu WAYANG sebelumnya.

“Kalau lagu-lagu Wayang sebelumnya lebih banyak saya yang tulis, tapi kali ini tidak. Demikian juga dengan sebutan nama fans WAYANG yang tadinya ‘Wayangku’ berubah menjadi ‘Pendongeng’. Intinya kita komit ingin Wayang terus membawa perubahan baik kedepannya,” jelas Odji tentang perubahan Wayang.

Dikatakan Odji, perubahan dalam bermusik sebuah band adalah hal yang wajar dan banyak yang sudah melakukannya. Hal ini terjadi didorong oleh berbagai faktor mulai dari eksplorasi suara, perubahan selera, kedewasaan artistik hingga pengaruh industri musik.

Demikian pula bagi masing-masing personel, formasi Wayang saat ini bukan hanya memberi perubahan yang drastis saja namun keinginan bertumbuh ke arah yang lebih baik secara musik, proses kreatif dan penampilan diatas panggung menjadi alasan utama.

Dengan komposisi ini, sambung Odji, Wayang menghadirkan chemistry musikal yang solid serta karakter sound yang lebih kuat dan modern.

“Dari diskusi awal karena memang berganti menjadi vokalis perempuan, artinya kita mau berganti image juga nih dari Wayang sebelumnya. Tentunya akan terasa sekali perbedaannya dan akan menuai berbagai respon,” imbuhnya.

“Tapi kita lihat fans Wayang sampai saat ini masih banyak yang setia menunggu karya-karya terbaru Wayang. Beberapa teman atau rekan musisi yang sudah mendengarkan single terbaru Wayang, umumnya memberikan respon positif-nya, hal ini membuat kami semakin percaya diri untuk merilis lagu ini,” tambah Taurin, vokalis.

Mengusung genre Alternatif Rock, Wayang memperkenalkan single terbaru berjudul “Mati Aku Mati”. Sebuah karya dari Ilham Ramadhan (sang gitaris) yang menghadirkan nuansa Rock yang powerful dengan aransemen gitar yang kuat, ritme yang dinamis, serta vokal yang penuh karakter.

“Lagu ‘Mati Aku Mati’ ini bercerita tentang perasaan cinta yang begitu dalam, hingga menggambarkan kesetiaan dan pengorbanan yang terasa hidup dan mati bagi seseorang,” ucap Ilham.

“Sebenarnya lagu ini gue tulis dari kisah pribadi gue waktu sekolah. Jadi gue diminta bikin lagu buat adik temen gue, ternyata adiknya cewek dan cantik. Akhirnya kita deket dan gue bikin lagu ini bareng dia dengan gitar akustik,” katanya.

Kenapa judulnya ‘Mati Aku Mati’ karena kata-kata itu muncul dibeberapa bagian pada lagu ini dan mewakili makna dari lagunya yang bicara soal rasa kekaguman pada seseorang. Lalu kita semua kumpulin lagu-lagu yang kita punya untuk materi lagu Wayang.

“Ada 7 lagu yang kita rekam dan buat dek-nya, lalu kita pilih bersama untuk lagu mana yang dipilih sebagai single. Karena secara lirik lagu ini melodius jadi mudah dipahami, dibungkus musik yang rapat, distorsi yang tebal dan powerful. Akhirnya kita sepakat memilih lagu ini jadi single terbaru Wayang,” ucap Ilham.

Lagu ‘Mati Aku Mati’ dengan formasi baru ini, menjadi babak baru dalam perjalanan Wayang untuk kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia. Dengan semangat baru dan energi yang lebih eksplosif, Wayang berharap lagu ini dapat diterima oleh masyarakat seperti lagu-lagu mereka terdahulu.

“Siapapun yang meneruskan sejarah Wayang kedepannya, semoga bisa diterima walaupun dalam bentuk yang berbeda. Dan doakan kami (Wayang) agar selalu bisa memberikan karya-karya terbaik untuk dinikmati oleh pecinta musik Indonesia dimana pun dan sampai kapanpun,” pungkas Odji.

Single “Mati Aku Mati” sudah bisa didengarkan dan tersedia di berbagai platform musik digital dan video lirik lagu ini sudah bisa ditonton di kanal Youtube Wayang.

 

Pewarta: Wahyu

Berita Terkait

Mengagumi Itu Indah, BRANTA “Ada Ada Saja Ulahmu”
CATA “Tentang Menemukan Kekuatan Untuk Menulis Bab Baru Dalam Hidup”
Grup Band Metal Asal Cianjur “Hegemony of God”
ARUMTALA Bicara Soal Gila Olahraga di Lagu Terbaru “Salam Sehat”
Ifan SEVENTEEN “Ketika Bertahan Hanya Menambah Luka”
Fenty Linda Sebut: Fitnah Terhadap Dirinya Adalah Cara Kerdil
Kolaborasi Seru Nabila Ellisa-Bianura Chuang Asia di Lagu “Capek Banget”
DRIVEN BY ANIMALS “Semanggi 1999”

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:17 WIB

Mengagumi Itu Indah, BRANTA “Ada Ada Saja Ulahmu”

Kamis, 30 April 2026 - 03:49 WIB

CATA “Tentang Menemukan Kekuatan Untuk Menulis Bab Baru Dalam Hidup”

Rabu, 29 April 2026 - 06:42 WIB

“Mati Aku Mati” WAYANG Kembali Ramaikan Industri Musik Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:07 WIB

Grup Band Metal Asal Cianjur “Hegemony of God”

Senin, 19 Januari 2026 - 12:37 WIB

ARUMTALA Bicara Soal Gila Olahraga di Lagu Terbaru “Salam Sehat”

Berita Terbaru

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB