HEGEMONY OF GOD adalah grup band metal asal Cianjur, Jawa Barat yang terbentuk pada akhir tahun 2011. Band ini, lahir dari sebuah kegelisahan batin dan pencarian makna, berpijak pada kesadaran bahwa manusia dalam segala asa, rasa dan paradoks kehidupannya tetap berada di bawah kuasa Tuhan.
Nama Hegemony of God sendiri merepresentasikan keyakinan tersebut bahwa semesta, kehidupan, surga dan neraka, hingga baik dan buruk yang membentuk manusia, seluruhnya berada dalam ketetapan Sang Maha Kuasa (Allah SWT), meskipun manusia kerap lupa akan hal itu.
Sejak awal, Hegemony of God tidak sekadar memposisikan metal sebagai ekspresi musikal, tetapi juga sebagai medium refleksi menggali sisi spiritual, eksistensial dan konflik batin manusia yang terjerat oleh logika dunia modern. Pada tahun 2017, Hegemony of God merilis album perdana bertajuk “Prahara”.
Album ini menjadi fondasi identitas musikal mereka, agresif, gelap dan sarat narasi, sekaligus menandai kehadiran Hegemony of God di skena metal Indonesia sebagai band dengan visi konseptual yang kuat.
Tujuh tahun berselang, Hegemony of God kembali dengan album kedua berjudul “Ethereal” yang dirilis pada tahun 2024. Album ini merupakan sebuah metamorfosis musikal dan konseptual.
Ethereal memanifestasikan berbagai sisi dualitas manusia baik dan buruk, iman dan keraguan, pencarian dan kejatuhan dalam usaha merengkuh kesempurnaan yang sejatinya tak pernah sepenuhnya tercapai.
Narasi dalam album ini disajikan melalui kisah-kisah imajiner yang menyamarkan makna, seolah mengajak pendengar untuk masuk dan menelusuri labirin batin yang tersembunyi di balik setiap komposisi.
Secara musikal, Ethereal menghadirkan eksplorasi yang jauh lebih luas dan berani dibandingkan album sebelumnya. Struktur riff yang lebih dinamis, permainan ritme yang kompleks, serta atmosfer yang semakin sinematik menjadikan album ini terasa lebih hidup dan berlapis.
Kehadiran lini vokal baru yang melebur secara organik dengan keseluruhan energi band turut memperkuat karakter album ini terasa magis, intens, sekaligus membentak.
Dalam proses pengerjaan album kedua ini, Hegemony of God diperkuat oleh formasi:
- Rizky Dalang – Vokal
- Lucky Avrillia – Gitar
- Rey Prayoga – Gitar
- Bintang Alvaro – Bass
- Iam – Drum
Seluruh karya Hegemony of God—baik dari album Prahara maupun Ethereal—dapat dinikmati dalam bentuk visualisasi music video melalui kanal YouTube Hegemony of God Official, serta tersedia di berbagai platform musik digital.
Hegemony of God terus bergerak sebagai entitas metal yang tidak hanya bising dan agresif, tetapi juga reflektif—menjadikan musik sebagai medium perenungan tentang iman, eksistensi, dan kemanusiaan di tengah dunia yang kian gaduh. (Almira)






