BERITA SUMUT – Kodam I Bukit Barisan melaksanakan bakti sosial dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI pada 5 Oktober 2025.
Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi serentak yang dilaksanakan di seluruh Komando Daerah Militer di Indonesia atas inisiatif Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan di wilayah Sumatera Utara.
“Bakti sosial ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI untuk hadir di tengah masyarakat,” ujarnya di Medan belum lama ini.
Dalam bakti sosial tersebut, ribuan warga terlibat dalam berbagai kegiatan. Donor darah di Medan diikuti 1.000 orang, di Siantar 1.500 orang serta di Korem Sibolga 1.500 orang.
Selain itu, digelar khitanan massal untuk 100 anak, pengobatan gigi, operasi bibir sumbing, dan pengobatan umum yang melibatkan sekitar 500 peserta.
Tidak hanya layanan kesehatan, TNI juga menyalurkan bantuan berupa 20 ton telur dan 3.000 liter minyak goreng untuk masyarakat.
Bantuan ini diharapkan meringankan kebutuhan sehari-hari warga yang kurang mampu.
Kodam I Bukit Barisan juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan di Lapangan Benteng, Medan.
“Kami menyediakan fasilitas kepada UMKM agar usaha mereka semakin berkembang,” ucap Pangdam.
Selain itu, masyarakat juga diajak melihat langsung pameran alat utama sistem senjata (alutsista) yang digelar di lokasi yang sama.
Dalam kesempatan tersebut, anak-anak panti asuhan turut diundang untuk menyaksikan pameran sebagai sarana edukasi dan memperkenalkan teknologi pertahanan yang dimiliki TNI.
Mayjen Rio Firdianto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperingati HUT TNI, tetapi juga mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat, serta menjaga kondusifitas dan meningkatkan kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh prajurit agar terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta responsivitas dalam menjalankan tugas di daerah masing-masing. (M. Siregar)






