Pandemi Virus Corona, Pendidikan Harus Tetap Diutamakan

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2020 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruang Diskusi

Ruang Diskusi

BERITA SEMARANG – Meski dalam masa pandemi wabah virus Corona atau Covid-19, mau tidak mau kita harus berdamai dengan keadaan. Dunia pendidikan harus diutamakan.

Hal itu dikatakan Komisi E DPRD Jateng, Muh Zen saat diskusi Prime Topic yang bertema ‘Pendidikan di Masa Covid-19’ yang dilaksanakan di Noormans Hotel Semarang, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2020).

Menurut Muh Zen yang harus dipahami bersama, bahwa wabah virus Corona (Covid-19) secara Internasional datang tiba-tiba.

“Semua belum siap dari aspek apapun. Ini menjadi pembelajaran kita bersama, mau tidak mau dalam situasi apapun tidak boleh terganggu,” ungkapnya.

Dikatakan, komitmen tanggung jawab pendidikan adalah dari keluarga, baru masyarakat. Dalam situasi apapun saat ini, baik di wilayah zona hijau, orange, kuning ataupun merah pelayanan pendidikan harus diberikan.

“Berapa persen yang terserap meski hanya 10, 20 atau 30 persen yang penting bisa disampaikan,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Dinas Pendidikan Jateng, Dr. Padmaningrum, menyampaikan, selama pandemi Covid-19 yang hampir 4 bulan ini, pihaknya melakukan evaluasi dan melihat, apakah dengan cara pembelajaran secara daring bisa diterima siswa.

“Mau tidak mau kita harus berdamai dengan keadaan. Harus kita selamatkan dunia pendidikan,” ungkap Padmaningrum.

“Dengan tidak adanya pembelajaran tatap muka, kita berkonsep semua adalah guru, baik masyarakat maupun orang tua, semuanya berperan,” sambungnya.

Prinsipnya, pendidikan tahun ajaran baru ini harus mengutamakan protokol kesehatan, haŕus ada gugus tugas.

Kita, tambahnya, meminta ijin gugus tugas di wilayah setempat. Jika Gubernur mengijinkan maka sekolah bisa dilaksanakan.

“Namun, yang perlu diperhatikan yaitu kesiapan dari siswa, guru dan lembaga itu sendiri,” pungkasnya. (Nining)

Berita Terkait

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota
POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi
Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF
Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat
Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat
KNPI Dorong Forum CSR Kabupaten Sukabumi Terbuka dan Libatkan OKP
Terlibat Judol, Inspektorat Panggil Ratusan ASN Kota Sukabumi
Menhut Raja Antoni: Tren Hotspot Karhutla Menurun, Tapi Belum Aman

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 09:10 WIB

Stok Aman, Polda Metro Jaya Cek Beras di Pasar-Supermarket Tangerang Kota

Minggu, 13 September 2026 - 13:36 WIB

POPDIKSI Dorong Pemeriksaan BOSP SDN 2 Sukaraja Kabupaten Sukabumi

Minggu, 13 September 2026 - 13:18 WIB

Ratusan SPPG di Sukabumi Belum Penuhi PBG dan SLF

Jumat, 4 September 2026 - 11:24 WIB

Konflik Lahan Dengan PT. CSA, Pemkab Lingga Abaikan Suara Masyarakat

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Konflik Lahan Masyarakat di Lingga Kepri Perlu Perhatian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB