BERITA BEKASI – Banner kritik warga wilayah Perumahan Griya Setu Permai (GSP), Setu, Kabupaten bekasi terhadap calon Kepala Desa (Kades) Petahana, Iing Solihin, A.MD, langsung dicopot panitia Pilkades.
Kabar yang beredar, pencopotan spanduk kritik yang terpampang dan berada diwilayah Perumahan GSP yang dilakukan panitia Pilkades menyatakan bahwa spanduk kritik tersebut tidak bertuan.
Kepada Matafakta.com sumber salah seorang warga mengatakan, bahwa spanduk kritik tersebut berasal dari warga Perumahan GSP yang menolak klaim keberhasilan calon Kades Ciledug Petahana, Iing Solihin.
“Bukan tidak bertuan itu bentuk protes warga Perumahan GSP. Soal tidak ada yang bertanggung jawab wajar supaya tidak dilarikan kepersoalan pribadi khwatir ada ancaman atau intimidasi,” terangnya, Senin (24/8/2026).
Tinggal, kata sumber, silahkan saja dicari kebenarannya terkait beberapa poin yang tertera pada spanduk kritik yang telah disampaikan warga Perumahan GSP yang telah dicopot panitia Pilkades tersebut.
“Silahkan dicari kebenarannya beberapa poin yang telah disampaikan melalui spanduk besar tersebut. Maaf, penanggulangan banjir itu murni jeri payah warga Perumahan GSP melalui aspirasi dewan, bukan Desa,” sindirnya.
Warga, lanjut sumber, memilih cara tanpa identitas, karena takut terkena ancaman atau intimidasi dari pihak yang dikritik. Fokus pada isi pesan atau koreksi masalah, bukan pada siapa yang buat atau yang bertanggung jawab.
“Menghindari ancaman, intimidasi atau dampak hukum, merupakan alasan sosiologis yang membuat kritik anonim dianggap wajar oleh sebagian masyarakat sekarang meski secara etika publik memang kurang ideal,” ucapnya.
Kritik, tambah sumber, terhadap klaim keberhasilan sepihak calon Kades Ciledug Petahana, Iing Solihin untuk mendongkrak suara merupakan hal yang wajar untuk memastikan transparansi serta kejujuran dalam Pilkades.
“Warga berhak menguji setiap data keberhasilan agar proses demokrasi berjalan adil dan objektif. Memanipulasi fakta demi mendapat pujian yang bukan haknya adalah sesuatu yang tidak bagus bagi calon pemimpin,” pungkasnya. (Tim)






