BERITA JAKARTA – Pesta Olahraga Asia Tenggara yang lebih dikenal dengan nama SEA Games, adalah sebuah ajang olahraga yang diselenggarakan 2 tahun sekali dan melibatkan peserta dari negara-negara di Kawasan Asia Tenggara.
Tak lama lagi, tepatnya tanggal 9 sampai dengan 20 Desember 2025 akan digelar SEA Games ke-33 Tahun 2025 di Thailand.
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI), Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon, SH, MM yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum TNI, memimpin langsung Rapat Pleno yang dilaksanakan di kantor PBTI, FX Plaza Office Tower Lt. 16, Jakarta Pusat.
Dihadapan para Pengurus Taekwondo, Ketum PBTI menekankan untuk membangun hubungan kinerja yang baik dalam mengarahkan dan memberi support kepada para atlet Taekwondo Indonesia agar dapat meraih prestasi medali.
“Saya optimis para atlet Taekwondo akan meraih medali utamanya medali emas di SEA Games Ke-33 di Thailand,” katanya belum lama ini.
Secara umum, Ketum PBTI, Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon menyampaikan cukup puas dengan kualitas atlet-atlet Taekwondo.
“Dengan target meraih medali emas di SEA Games Thailand, mari bersatu berprestasi, semangat dan semangat agar lebih hebat para atlet- Taekwondo Indonesia,” pesannya.
Dalam rapat pleno juga membahas, diantaranya, Pertama, menyepakati penambahan tiga Komisi baru dibawah Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres), yaitu Komisi Para Taekwondo, Komisi Virtual Taekwondo dan Komisi Non Prestasi.
Penambahan Komisi ini bertujuan untuk memperluas pembinaan dan menjangkau lebih banyak lapisan atlet dan kegiatan Taekwondo Nasional.
Kedua, pengaktifan kembali Kukkiwon Office PBTI sebagai pusat administrasi dan layanan sertifikasi Kukkiwon. Ketiga, disetujuinya Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dan pengajuan program refreshing penguji tahun 2026, termasuk mekanisme evaluasi dan standardisasi kompetensi.
Keempat, penyusunan kalender event PBTI tahun 2026 dan Kelima, penyusunan PO untuk Rakernas Januari 2026.
Sebelum menutup rapat pleno, Ketum PBTI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon menegaskan, pentingnya koordinasi lintas bidang dan percepatan pelaksanaan program kerja agar PBTI semakin profesional, transparan dan adaptif terhadap perkembangan era digital. (Alin)






