Cadangan Emas Rusia Capai Rekor Tertinggi “Perak & Minyak Hadapi Tekanan”

- Jurnalis

Rabu, 13 November 2024 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

“Global Financial Quotient Fund Indonesia”

Emas (GLD)

Pada bulan Oktober, cadangan emas Rusia mencapai rekor tertinggi sebesar $207,7 miliar, dengan emas mencapai 32,9% dari cadangan internasionalnya, persentase tertinggi sejak November 1999.

Persentase emas dalam cadangan tertinggi sepanjang masa adalah 56,9% pada bulan Januari 1993, sedangkan yang terendah adalah 2,1% pada bulan Juni 2007.

Meskipun demikian, cadangan internasional Rusia secara keseluruhan turun sedikit dari $633,7 miliar pada bulan September menjadi $631,6 miliar pada bulan Oktober.

Perak (SLV)

Pada sesi Amerika Utara hari Senin, harga perak (XAG/USD) turun di bawah level support penting $31,00.

Penurunan ini disebabkan oleh menguatnya Dolar AS (USD) menyusul kemenangan Donald Trump dari Partai Republik dalam pemilihan presiden AS.

Janji Trump untuk menaikkan tarif impor dan menurunkan pajak perusahaan akan menyebabkan defisit fiskal dan inflasi yang lebih tinggi, yang menyebabkan Federal Reserve (Fed) mengambil sikap yang lebih agresif terhadap suku bunga.

Akibatnya, dampaknya akan positif bagi Dolar AS (USD) dan imbal hasil obligasi, sehingga kepemilikan aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti perak menjadi kurang menarik dibandingkan dengan aset yang memberikan bunga.

Minyak (USO)

Permintaan yang lemah di Tiongkok akan mengakibatkan pasokan yang lebih rendah dari eksportir minyak mentah terkemuka dunia, Arab Saudi, ke Tiongkok pada bulan Desember.

Penurunan ini terjadi meskipun Arab Saudi menurunkan harga jual resminya untuk minyak mentah yang dimuat pada bulan Desember untuk Asia.

Desember akan menjadi bulan kedua berturut-turut pengiriman Saudi ke Tiongkok berkurang, dengan perkiraan total 36,5 juta barel, turun dari 37,5 juta barel yang diharapkan bulan ini dan 46 juta barel pada bulan Oktober.

Penurunan pasokan juga akan menjadi volume bulanan terendah sejak Juli. Perusahaan milik negara Tiongkok seperti Petro China, Sinopec dan Sinochem diperkirakan akan mengangkat lebih sedikit kargo dari Arab Saudi.

Impor minyak mentah Tiongkok mengecewakan tahun ini karena berkurangnya kapasitas di kilang PetroChina dan lemahnya permintaan dari penyuling independen Tiongkok.

Permintaan yang lebih lemah ini mungkin telah berkontribusi pada keputusan kelompok OPEC+ untuk menunda pelonggaran pemotongan produksi hingga Januari 2025.

Quotient Fund Indonesia adalah perusahaan konsulting keuangan global, berkantor pusat di Quotient Center Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dan dapat dihubungi di hotline 0811-1094-489

For more information or participation inquiries, feel free to contact our hotline: 0818-0454-4489 (Surabaya), 0811-1534-489 (Jakarta), 0817-4890-999 (Tangerang), or visit the nearest Quotient Center. Spaces are limited.

Jakarta, 12 November 2024

Penulis: Regen Lee

Berita Terkait

Kemnaker dan GoTo Perkuat Literasi Digital TKM Sektor Kuliner di Bandung
Krisis Belum Terjadi, Samuel: Pesan yang Ingin Disampaikan Para Pejabat
Expat. Roasters Resmi Buka di AEON Mall BSD Tangerang
Kebijakan Pemerintah Amerika Berpengaruh Untuk Indonesia
Emas Menguat, Perak Naik dan Minyak Menghadapi Titik Balik yang Kritis
Dinamika Emas, Perak dan Minyak di Tengah Gejolak Global
Saat Perak Berjuang, Harga Emas Mendekati $3.000 dan Minyak Naik 2 Persen
Ketegangan Geopolitik Dorong Kenaikan Logam Mulia

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:19 WIB

Kemnaker dan GoTo Perkuat Literasi Digital TKM Sektor Kuliner di Bandung

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:40 WIB

Krisis Belum Terjadi, Samuel: Pesan yang Ingin Disampaikan Para Pejabat

Senin, 20 April 2026 - 19:21 WIB

Expat. Roasters Resmi Buka di AEON Mall BSD Tangerang

Selasa, 22 April 2025 - 16:39 WIB

Kebijakan Pemerintah Amerika Berpengaruh Untuk Indonesia

Selasa, 26 November 2024 - 22:37 WIB

Emas Menguat, Perak Naik dan Minyak Menghadapi Titik Balik yang Kritis

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB