Diduga Penyuapan, Penerbitan Buku “Jaksa Agung Dalam Pemberitaan” Disoal

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Abdullah Hehamahua

Foto: Abdullah Hehamahua

BERITA JAKARTA – Heboh penerbitan buku “Jaksa Agung Dalam Pemberitaan” yang diinisiasi Ketut Sumedana saat menjabat Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, ditengarai bearoma penyuapan.

Musababnya, lantaran penerbitan buku “Jaksa Agung Dalam Pemberitaan” itulah, Ketut merogoh koceknya mencapai Rp250 juta.

“Saya habis Rp250 juta untuk buat buku itu, tapi belum juga mendapat promosi Kajati. Kata bapak (Jaksa Agung-red) kamu jangan jauh-jauh dari saya,” ujar Ketut dalam sebuah kesempatan bersama sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

Dalam pandangan mantan Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua mengatakan, soal penerbitan buku Jaksa Agung jika menggunakan dana milik pegawai hal tersebut dapat dikategorikan sebagai gratifikasi.

“Jika dibiayai dari APBN, itu terkategori korupsi yakni melanggar Pasal 2 UU Tipikor,” ucap Abdullah, Rabu (4/9/2024).

Abdullah melanjutkan, apabila dalam penerbitan buku tersebut berisi mengenai kegiatan Kejaksaan Agung, dana APBN dapat dipergunakan.

“Akan tetapi jika buku kegiatan Kejaksaan Agung dibiayai oleh pegawai dengan harapan mendapat promosi maka ia terkategori penyuapan,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketut pun mengaku pusing jika masih terus menjabat sebagai Kapuspenkum Kejaksaan Agung, mengingat dirinya merasa lama menduduki posisi tersebut.

Selain itu, biaya operasional di Puspenkum dirasakannya sangat tinggi dan tidak sebanding dengan sumber dananya yang begitu minim. (Sofyan)

Berita Terkait

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah
Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis
Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi
Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS
Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai
Alasan Klasik DLH Kabupaten Bekasi Sewa Alat Berat Hingga Rp24,56 Miliar
Panitia Pilkades Kedung Waringin Serahkan Nomor Urut Para Calon Kepala Desa
Panitia Pilkades Waringinjaya Kabupaten Bekasi Tetapkan Empat Calon

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Petugas KPPS Pilkades Karang Sambung Kedung Waringin Ikuti Bimbingan Teknis

Sabtu, 12 September 2026 - 11:18 WIB

Minta Sumbangan, KOREKSI Laporkan Oknum Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi

Jumat, 11 September 2026 - 20:01 WIB

Panitia Pilkades Bojongsari Kabupaten Bekasi Lantik 91 Petugas KPPS

Jumat, 11 September 2026 - 19:54 WIB

Cakades Se-Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi Gelar Deklarasi Damai

Berita Terbaru

Photo: Walikota Bekasi: Tri Adhianto

Seputar Bekasi

Ini Kata Aktivis JNW Soal Himbauan Donasi Walikota Bekasi ke Sekolah

Kamis, 17 Sep 2026 - 14:46 WIB

Photo: James Tobing (Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi SK Dialog)

Megapolitan

HUT Surat Kabar Dialog ke-28, Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:31 WIB

OPM Kembali Melakukan Aksi Kekerasan Terhadap Masyarakat Sipil

Peristiwa

Biadab….!!!, Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:18 WIB