Mayjen TNI Harianto Tegaskan, Tentara Adalah Mesin Perang

BERITA SEMARANG – Asisten Latihan, Kasad Mayjen TNI Harianto meninjau kegiatan akhir Latihan Antar Kecabangan Batalyon Tim Pertempuran Yonif 410 Alugoro 2020 di daerah latihan Bantir, Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/11/2020).

Kegiatan latihan yang digelar selama 7 hari mulai 18 hinggs 24 November 2020 tersebut melibatkan sebanyak 1.150 peserta latihan dari berbagai kecabangan.

Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan menguji kesiapan operasi di dalam organisasi YTP serta untuk memadukan kerjasama antar kecabangan dalam wadah Batalyon Tim Pertempuran.

Mayjen TNI Harianto menyatakan bahwa tentara merupakan mesin perang. Sehingga para prajurit harus dilatih secara keras dan sulit agar mahir serta mampu memenangkan pertempuran.

Setelah digelarnya latihan gabungan ini diharapkan para prajurit dapat mengevaluasi dan mengukur secara proporsional sejauh mana tujuan dan sasaran latihan dapat dicapai dari mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan, hingga tahap evaluasi.

“Saya tegaskan bahwa tentara adalah mesin perang. Latihan yang susah yang sulit seperti inilah yang nanti menyelamatkan jiwa kalian di daerah operasi,” kata Mayjen TNI Harianto.

Disampaikannya, dalam bermanufer teknik dan taktik pertempuran tentunya perlu latihan berulang agar kombinasi antar pasukan semakin solid.

Dengan menguasai secara menyeluruh kelebihan dan kekurangan diri maka hal itu bisa dievaluasi untuk disempurnakan.

“Ini digunakan sebagai acuan dalam menyempurnakan penyelenggaraan latihan sejenis di masa yang akan datang. Harus dibiasakan. Itu baru latihan, belum perang yang sesungguhnya,” tegas Mayjen TNI Harianto.

Pasti banyak kesulitan yang akan dialami di medan sesungguhnya. Sehingga disiplin harus selalu diterapkan dan dibiasakan dalam semua hal.

Prajurit juga ditekankan kembali tentang disiplin dalam pertempuran, karena ini sangat menentukan keberhasilan dalam pelaksanaan tugas operasi.

Baca Juga  Tenaga Kesehatan Kodam IV Menerima Vaksinasi Tahap Pertama

Disiplin itu, tambah Mayjen TNI Harianto, bukan sesuatu yang instan. Harus dibangun dari home base, dari latihan seperti ini.

“Meskipun ini baru pertama saya yakin memberikan pengalaman berharga bagi rekan-rekan sekalian. Saya bangga terhadap pelaksanaan latihan ini,” imbuhnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Irdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Aby Ismawan, Kapok Staf Ahli Pangdam IV Diponegoro Brigjen TNI Rimbo Karyono.

Danrindam IV Diponegoro, Kolonel Inf Tarsono, para Kabalak jajaran Kodam IV Diponegoro, Danrem 073/Makutarama dan Danyon Arhanud 15 DBY. (Nining)

Iklan

admin

Read Previous

Sertijab Danlanud Sugiri Sukani dan Danlanud Pangeran M. Bunyamin 

Read Next

Sebagian Besar Masyarakat di Papua Dukung Otsus Berlanjut

Tinggalkan Balasan