Gunawan Desak Elit Fokus Urus Rakyat Bekasi Ketimbang Polemik Cawabup

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2020 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunawan Sniper

Gunawan Sniper

BERITA BEKASI – Ketua Umum LSM Solidaritas Transfaransi Intelektual Pemerhati (SNIPER) Indonesia Gunawan, kembali menyoroti anggaran yang digunakan untuk perhelatan Pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Bekasi sisa masa jabatan 2017 -2022 pada bulan Maret 2020 lalu yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dikatakan Gunawan, jika nantinya muncul surat rekomendasi yang baru, pastinya akan dilakukan pemilihan ulang terkait jabatan Wakil Bupati Bekasi yang otomatis akan kembali menggunakan uang rakyat dalam menjalankan kegiatan tersebut.

“Kalangan elit di Kabupaten Kabupaten Bekasi jangan cuma diam dong. Karena ini, berkaitan dengan penggunaan anggaran yang notabene adalah uang rakyat. Jadi jangan ego yang dikedepankan, tapi kedepankan kepentingan rakyat,” sindir Gunawan ketika berbincang dengan Matafakta.com, Selasa (25/8/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlebih lagi, sambung Gunawan, keadaan pandemi wabah virus Corona atau Covid-19 ini, sudah cukup mengsengsarakan rakyat khususnya di Kabupaten Bekasi. Jadi, jangan lagi ditambah dengan persoalan-persoalan yang memakan waktu, sehingga lupa dengan tugas dan kewajiban untuk melayani rakyat.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, JNW: Sikap FKUB Kota Bekasi Beraroma Politis

“Bukan hanya waktu yang habis buat terus ngurusi masalah konflik internal, tapi anggaran juga terbuang mubazir. Berikan rakyat tontonan yang mengedukasi dan kinerja yang luar biasa ngurusi rakyat, bukan ditontoni dengan berbagai konflik internal. Masyarakat tidak butuh itu,” kata Gunawan.

Seandainya, lanjut Gunawan, terjadi pemilihan ulang jabatan Wakil Bupati Bekasi itu menggunakan anggaran apa?. Jangan sampai uang APBD Kabupaten Bekasi lagi yang digunakan. Sebab, penggunaan anggaran perhelatan Pilwabup pada bulan Maret 2020 lalu, sampai sekarang tidak tahu pertanggung jawabannya seperti apa?.

“Disini, penegak hukum jangan cuma diam, harus turun gunung untuk mengusut penggunaan uang rakyat tersebut. Karena, penggunaan uang rakyat itu harus jelas tidak bisa seenaknya digunakan untuk kepentingan ego pribadi atau kepentingan kelompok, tapi rakyat yang dirugikan,” jelas Gunawan.

Baca Juga :  Balon Walikota Bekasi Adi Bunardi Minta DPC PDIP Siapkan Panggung Debat

Masih kata Gunawan, jangan menghambur-hamburkan uang rakyat karena masih banyak kepentingan lain yang harus dipikirkan seperti pembangunan, kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan. Terlebih lagi, ditengah pandemi wabah virus Corona atau Covid-19 seperti sekarang ini.

Gunawan pun berharap kepada para Elit agar sudahi drama soal pengisian jabatan Wakil Bupati Bekasi tersebut, karena rakyat sudah cukup menderita dan lebih baik konsentrasi dan fokus mengurusi kepentingan rakyat dan jangan sibuk ngurusi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Kalo kita perhatikan, permasalahan pengisian jabatan Wakil Bupati Bekasi semakin berlarut-larut. Jadi, ini rakyat Bekasi kapan disejahterakannya, kasian rakyat terus menerus disuguhkan dengan drama politik yang tidak jelas itu,” pungkasnya. (Mul)

Berita Terkait

Tunggak Kontribusi, Pemkot Bekasi Ambil Alih Pengelolaan Pasar Pondok Gede
Eks Walikota Bekasi M2 Masih di Hati Masyarakat Kota Bekasi
Kong Mpe Ajak Masyarakat Kabupaten Bekasi Sukseskan MTQ Tingkat Provinsi Ke-38
Balon Walikota Bekasi Adi Bunardi Minta DPC PDIP Siapkan Panggung Debat
Jelang Pilkada, JNW: Sikap FKUB Kota Bekasi Beraroma Politis
Ade Kuswara Kunang Daftar Calon Bupati Bekasi Dari PDI Perjuangan
Eskalasi Menguat, Pro dan Kontra Pj Bupati Bekasi Bermunculan
Loyalitas Ketua DPC PDIP Kota Bekasi Tri Adhianto Terhadap Partai Disoal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 22:43 WIB

Penyidik Pidsus Kejati DKI Tahan 4 Tersangka Pengelola Dana Dapen PT. BA

Kamis, 18 April 2024 - 23:01 WIB

Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Berita Terbaru

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB

Foto: Mochtar Muhamad (M2)

Seputar Bekasi

Eks Walikota Bekasi M2 Masih di Hati Masyarakat Kota Bekasi

Senin, 22 Apr 2024 - 14:43 WIB