Ketum LSM GMBI, Fauzan: Buat Kami, Pancasila dan NKRI Harga Mati

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2020 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum LSM GMBI: H. Fauzan Rahman. SE

Ketum LSM GMBI: H. Fauzan Rahman. SE

BERITA BANDUNG – Ketua Umum (Ketum) Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI), Fauzan Rachman menegaskan, Pancasila merupakan landasan, acuan, panduan juga pedoman resmi dalam menyelenggarakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Artinya, Pancasila diposisikan sebagai sumber dari segala sumber hukum, sumber nilai, sumber moral dan lain sebagainya. Untuk itu, tidak ada lagi perubahan atau penambahan Idiologi dari Pancasila yang sudah final yang sudah disepakati para pendiri negara,” tegas Fauzan ketika berbincang dengan Matafakta.com, Kamis (2/7/2020).

Dikatakan Fauzan, pandangan hidup bangsa harus sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang diambil dari kepribadian tertinggi bangsa. Oleh karena itu, Pancasila dijadikan dasar untuk mencapai tujuan negara sebagaimana marwah yang sudah tercantum di dalam pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembukaan UUD 1945 pada alinea ke-4 menegaskan, bangsa Indonesia memiliki dasar dan pedoman dalam berbangsa dan bernegara yaitu Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara mendasari pasal-pasal dalam UUD 1945,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Fauzan, menjadi sebuah cita-cita hukum yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan. Semua Sila, dari Pancasila tidak dapat dilaksanakan secara terpisah-pisah, karena Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh dan saling berkaitan mulai dari Sila ke-1 hingga Sila ke-5 dari Pancasila itu sendiri.

“Sila Ketuhanan Yang Maha Esa adalah Sila ke-1 dan utama yang mendasari ke-4 Sila lainnya. Dorongan keimanan dan ketakwaan terhadap ‘Tuhan Yang Maha Esa’ menentukan kualitas dan derajat kemanusiaan seseorang diantara sesama manusia. Sehingga perikehidupan bermasyarakat dan bernegara dapat tumbuh sehat dan adil,” tuturnya.

Sila ke-1 dari Pancasila itu, lanjut Fauzan, hendaknya dapat meyakinkan bangsa Indonesia bersatu-padu dibawah nilai ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’. Perbedaan-perbedaan diantara sesama warga negara Indonesia tidak perlu diseragamkan. Melainkan dihayati sebagai kekayaan bersama yang wajib kita syukuri.

“Keragaman di nusantara harus dipersatukan dalam wadah negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Semua orang memiliki kedudukan yang sama sebagai warga negara. Setiap warga negara adalah rakyat. Rakyat itulah yang berdaulat dalam negara Indonesia,” ulasnya.

Ditambahkan, Fauzan Pancasila sudah memiliki makna dan nilai-nilai kehidupan paling baik, sehingga Pancasila dijadikan dasar dan motivasi dalam sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Untuk itu, bagi kami sebagai anak bangsa khususnya LSM GMBI menyatakan, bahwa Pancasila sudah final dan NKRI harga mati. Dan, kami menyatakan menolak keras RUU HIP yang kini menimbulkan gejolak ditengah masyarakat bahwa Pancasila sudah final,” pungkas Fauzan. (Indra)

BeritaEkspres Group

Berita Terkait

Setelah Pemilu 2024 Apakah Akan Banyak Caleg Yang Masuk Rumah Sakit Jiwa?
Didukung 7 RT, Ketua RW024 Perum VGH Sahid Sutomo Lanjut Genapi 5 Tahun
Pengawasan Model Kerjasama Komisi Yudisial, Kepolisian dan KPK
Wow…!!!, Setahun Penyidikan di Kejati DKI Belum Ada Tersangka Korupsi?
Pesta Narkoba, Kepala UPTD Pajak dan Retrebusi Kota Bekasi Diciduk Polisi
Sampai Bubar, Pemain Persipasi Kota Bekasi TC Lembang Belum Terima Transport
Pakar Hukum Dorong Kasus Bos Kalpataru Sawit Plantation Terapkan Pasal TPPU
HDCI Berikan Bantuan Korban Erupsi Gunung Semeru
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 09:09 WIB

Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 14:20 WIB

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:50 WIB

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Juli 2024 - 00:46 WIB

Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  

Jumat, 19 Juli 2024 - 06:41 WIB

Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:36 WIB

Baru 20 Persen, Proyek Jembatan Muara Gembong PT. GMP Terancam Wanprestasi

Rabu, 17 Juli 2024 - 00:27 WIB

Rugikan Negara, Ketua JNW: Proyek Plat Merah Tak Sesuai Kontrak Bisa Pidana

Selasa, 16 Juli 2024 - 23:28 WIB

Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto

Berita Terbaru

Foto: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan Bersama Pj Walikota Bekasi, Raden Gani Muhamad Saat Penyerahan Asset Wilayah Pelayanan Air Bersih

Seputar Bekasi

Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi

Sabtu, 20 Jul 2024 - 14:20 WIB

Mendagri Gelar Rakor Akselerasi Indikator Strategis Pembangunan Jawa Barat

Seputar Bekasi

JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad

Sabtu, 20 Jul 2024 - 01:50 WIB

Foto: Kapuspenkum Kejagung: Harli Siregar

Berita Utama

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Jul 2024 - 23:28 WIB