Setelah ‘Keraton Agung Sejagat’ Kini Muncul ‘Sunda Empire’ di Bandung

BERITA BANDUNGSetelah heboh dengan adanya ‘Keraton Agung Sejagat’ di Purworejo, Jawa Tengah (Jateng), Toto Santosa (42) sebagai Raja dan Fanni Aminadia (41) sebagai Kanjeng Ratu Dyah Gitarja dimana keduanya sudah menyandang status tersangka di Kepolisian Daerah (Polda) Jateng.

Kini, muncul lagi sebuah kerajaan bernama ‘Sunda Empire- Earth Empire’ diwilayah Bandung, Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang diunggah di dinding facebook akun bernama, Renny Khairani Miller yang diduga ikut sebagai anggota ‘Sunda Empere’.

Didinding akun facebook milik, Renny Khairani Miller tersebut bermuat sebuah tulisan berjudul: SUNDA EMPIRE-EARTH EMPIRE.

Pemilik Akun Renny Khairani Miller

Dalam menyambut Indonesia baru yg lebih makmur dan sejahtera, dgn system pemerintahan dunia yg dikendalikan dari koordinat 0.0 di Bandung sebagai Mercusuar Dunia. Masa pemerintahan Dunia yg sekarang akan segera berakhir sampai dgn tgl 15 Agustus 2020.

Mari kita persiapkan diri kita utk menyongsong kehidupan yg lebih baik dan sejahtera. Agar kita tdk menjadi budak di negera sendiri dan hidup hanya utk membayar tagihan yg terus naik dan biaya hidup yg terus melambung tinggi apalagi biaya pendidikan anak yg tidak gratis, setelah itu kita tua dan mati, terus pikniknya kapan???…(emoticon salam dan tertawa),” tulis pemilik akun tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Direktorat Jenderal Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, Jawa Barat, Ferdi Ligaswara mengaku, belum mengetahui soal keberadaan ‘Sunda Empire-Earth Empire’ itu. Namun Ferdi mengaku akan melakukan penelusuran.

“Tentunya, kita akan menelusuri dulu informasi tersebut,” ucap Ferdi saat dikonfirmasi awak media terkait keberadaan Sunda Empire-Earth Empire tersebut, Jumat (17/1/2020).

Dikatakan Ferdi, pihaknya akan menelusuri terkait kelompok ‘Sunda Empire-Earth Empire’ itu. Pasalnya, hal itu bisa saja berbenturan dengan aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga  Pandemi Covid-19, Partini Bangkit Melalui Jamur Crispy

“Tentu saja kan itu ada ranah hukumnya, sementara kita kan negara hukum. Jangan membuat kegaduhan atau hal-hal yang berbenturan dengan aturan,” pungkas Ferdi. (CR-2)

Iklan

admin

Read Previous

PT. Hadez Graha Utama Peduli Warga Kota Bekasi Korban Banjir

Read Next

Makan Sendirian Tak Masalah di Jakarta Ada ‘Zomato Gold & Tinder’

Tinggalkan Balasan