Polres Metro Bekasi Diminta Bertindak Tegas Terhadap Pelaku Persekusi

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Metro Kabupaten Bekasi

Polres Metro Kabupaten Bekasi

BERITA BEKASI – Polres Metro Kabupaten Bekasi diminta segera bertindak tegas terhadap terduga pelaku persekusi yang mengakibatkan keluarga Pirlen Sirait menjadi trauma. Hal itu dikatakan, Cupa Siregar, SH selaku Kuasa Hukum pelapor, Pirlen Sirait.

“Sudah 58 hari dilaporkan ke Polres Metro Kabupaten Bekasi kasus persekusi, pengrusakan dan intimidasi terhadap keluarga Pirlen Sirait belum juga ada tanda-tanda penetapan tersangka,” tegas Cuva kepada awak media, Senin (3/6/2024).

Untuk itu, Cupa Siregar meminta Penyidik Polres Metro Kabupaten Bekasi agar tidak segan-segan melakukan tindakan hukum terhadap oknum yang patut diduga melakukan pelanggaran hukum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta Polres Metro Kabupaten Bekasi jangan segan-segan melakukan tindakan hukum terhadap oknum yang patut diduga melakukan pelanggaran hukum saat peristiwa seperti ini dilaporkan maupun saat perkara ini tengah diselidiki,” ulasnya.

Sebagai Kuasa Hukum, sambung Cuva pihaknya meyakini, jika barang bukti permulaan memadai agar segera menaikkan statusnya dari Penyelidikan ke tahap Penyidikan. Hal itu perlu dilakukan agar ada efek jera kepada para pelaku persekusi dan intimidasi terhadap orang lain.

“Sehingga kedepannya tidak terjadi lagi tindakan-tindakan yang serupa terhadap masyarakat umum, khususnya yang melakukan teror kepada para Jurnalis seperti kliennya Pirlin Sirait seorang Pimpinan Redaksi,” tandas Cuva.

Seperti diketahui, puluhan Orang Tak Dikenal (OTD) mengancam dan mendatangi rumah Pemimpin Redaksi (Pemred) Koranmediasi.com, Pirlen Sirait di Perumahan Permata Serang Baru, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jumat 5 April 2024 malam.

Baca Juga :  Yusuf Blegur: Berisiko Tinggi Jika DPP PDI-P Merekom Tri Adhianto

Kehadiran orang-orang yang tak diundang tersebut, melontarkan kalimat-kalimat kasar dan pengancaman yang juga didengar dan disaksikan oleh istri dan ketiga anak-anak Pirlen yang masih kecil, sehingga mengakibatkan trauma.

“Awalnya dari dalam rumah saya dengar teriakan dan mengetuk pintu rumah saya dengan sangat keras, lalu saya buka dan puluhan orang langsung datang menghampiri saya ke pintu dan bertanya yang namanya Pak Pirlen, Bapak ia,” ujar Pirlen menirukan kata-kata OTD.

Mendengaar pertanyaan itu, Pirlen yang merasa tidak punya musuh langsung menjawab, “ya”. Anehnya, sekitar tiga dari OTD itu langsung mendorong Pirlen.

“Saya menjawab ia benar saya Pirlen, ada apa, nyari saya, mereka mengatakan, ini bulan puasa kenapa ganggu-ganggu Ketua DPC. Saya tanya kembali Ketua DPC mana, namun mereka dengan berteriak-teriak mengeluarkan kata-kata kasar dan pengancaman,” ujarnya.

Adapun pengancaman yang diucapkan oleh gerombolan oknum tersebut, menurut Pirlen tidak sangat tepat karena berbau, suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

“Mereka mengancam akan mengusir saya dari Bekasi, dengan mengucapkan kata-kata kasar, kamu itu Batak, Kristen juga, jangan macam-macam ganggu Ketua DPC, kami usir kamu dari Bekasi, bahkan ada juga teriakan dari luar mengatakan akan membunuh saya,” cerita Pirlen.

Baca Juga :  Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada

Tidak sampai disitu, gerombolan yang memasuki rumah dan yang berada di luar juga ikut melakukan pelemparan ke rumah Pirlen.

“Orang-orang tersebut tidak hanya mengeluarkan ucapan kasar dari mulutnya, tapi gerombolan orang yang berada di luar rumah juga melempari rumah saya,” ungkapnya.

Parahnya, gerombolan yang memasuki rumah dengan membentak-bentak dan memaki-maki Pirlen diduga hendak melakukan pemukulan.

“Sembari mendorong-dorong saya dan beberapa orang mendekati saya, dugaan saya hendak melakukan pemukulan namun tidak jadi karena isteri saya datang melerai dengan berdiri di depan saya sembari menanyakan ada apa, kata istri saya dengan nada ketakutan,” lanjut Pirlen.

Kendati demikian, melihat arogansi gerombolan tersebut Pirlen akhirnya memohon agar dibicarakan dengan baik-baik.

“Ini ada isteri dan anak-anak saya menyaksikan dan mendengar cacian dan intimidasi gerombolan tersebut, saya sempat memohon agar dibicarakan pelan-pelan, namun mereka tetap melakukan tindakan anarkis dan arogan,” katanya.

Tidak terima diperlakukan seperti itu, Pirlen pun melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi. Dia berharap para pelaku segera ditangkap termasuk dalang di balik pengancaman tersebut.

Pasalnya, kedatangan OTD ke rumahnya, diduga ada kaitannya dengan pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) Februari 2024 di Kabupaten Bekasi. (Mul)

Berita Terkait

Madinah Sentil Walikota Bekasi “Ngasih Semangkok Bakso Ngeraup Sekarung”
Nyimak Politik di Kota Bekasi “Kepentingan Masyarakat atau Kelompok”
Kukuhkan 8 Ranting, Sarjan: PAC PP selalu Bersinergi Dengan Pemerintah Desa
Pemkot Bekasi Terima Aset Wilayah Layanan Perumda Tirta Bhagasasi
JNW Apresiasi Kinerja Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad
Mendagri: Triwulan Ketiga, Kota Bekasi Masuk Peringkat 4 Besar Se-Jawa Barat  
Soal Jam Kerja, Disnaker Kota Bekasi Lemah Hadapi PT. Armas Logistic Service
Elektabilitas di Bawah 40 Persen, Tri Adhianto Belum Tentu Menang Pilkada
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 19:42 WIB

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk

Jumat, 19 Juli 2024 - 23:28 WIB

Korupsi Emas 109 Ton Kejagung Bakal Jerat Korporasi

Jumat, 19 Juli 2024 - 13:29 WIB

Gerakan Perubahan Anggota DPD-RI Tolak La Nyalla Kembali Memimpin

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:19 WIB

Kejagung Tahan 7 Tersangka Korupsi Tata Kelola Emas 109 Ton PT. Antam

Jumat, 19 Juli 2024 - 08:00 WIB

Kantor JJ Simkoputera Dijaga Brimob, Netizen: Jadi Satpam Orang Kaya

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:59 WIB

Stop Berikan Perpuluhan di GBI CK-7, Gereja Kaya, Pendeta Kaya, Jema’at Miskin

Rabu, 17 Juli 2024 - 18:16 WIB

Diduga Kongkalikong Proyek IKN, Wantimpres Dilaporkan ke KPK

Selasa, 16 Juli 2024 - 18:55 WIB

Bubarkan Polri, Alvin Lim: Masyarakat Sudah Muak Dengan Oknum Polri

Berita Terbaru

Kejaksaan Negeri Blitar

Berita Daerah

Kado HBA, Kejari Blitar Rilis Capaian Kinerja

Senin, 22 Jul 2024 - 08:24 WIB

Foto: Ketua Jaringan Nusantara Watch (JNW), Indra Sukma

Seputar Bekasi

Nyimak Politik di Kota Bekasi “Kepentingan Masyarakat atau Kelompok”

Minggu, 21 Jul 2024 - 23:59 WIB

Ilustrasi Judi Online

Berita Utama

APH Jangan Hanya Bisa Korbankan Wong Cilik, Tangkap Otaknya Donk

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:42 WIB

Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA)

Berita Daerah

KKM UNIBA Kelompok 63 Gelar Pengobatan Gratis di Sukajadi Carita

Minggu, 21 Jul 2024 - 19:16 WIB