Pj Walikota Bekasi Buka Konsultasi Publik Pengenalan JUTPI 3 dan TOD

- Jurnalis

Kamis, 2 Mei 2024 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad (Kedua dari kiri)

Foto: Pj Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad (Kedua dari kiri)

BERITA BEKASI – Bertempat di Ballroom Hotel Santika Mega Bekasi, Pj. Walikota Bekasi Raden Gani Muhamad membuka Pertemuan Konsultasi Publik Pertama di Bekasi Barat terkait Pengenalan JUTPI 3 dan Perumusan Rencana TOD di lokasi percontohan, Kamis (2/5/2024).

Pertemuan konsultasi publik Bekasi Barat dilaksanakan atas kerjasama Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian dengan proyek Jabodetabek Urban Transportation Policy Integration Phase 3 (JUTPI 3) dan dihadiri langsung oleh pihak Indonesia dengan pihak Jepang.

JUTPI 3 merupakan kerjasama bilateral antara Indonesia dengan Jepang yang berdurasi selama 3 tahun 3 bulan, dengan tujuan mempromosikan TOD atau Pembangunan Perkotaan Berbasis Sistem Angkutan Umum di Jabodetabek serta meningkatkan kapasitas perencanaan dan implementasi Pemerintah Pusat dan Daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencana TOD merupakan area pengembangan (disekitar Stasiun atau sepanjang jalur Kereta Api) yang didasarkan pada pengunaan transportasi umum (Kereta Api).

Baca Juga :  Dugaan Proyek Fiktif Rp9 Miliar Disdik Kota Bekasi Kembali Diaksi Mahasiswa

Dengan seleksi untuk lokasi percontohan :

  1. Ketersediaan lahan.
  2. Kemajuan Studi Kelayakan / Uji Tuntas oleh Sektor Wisata.
  3. Konektivitas Transportasi.
  4. Permintaan / Potensi.
  5. Komitmen Pemerintah.
  6. Kesesuaian dengan Rencana Pengembangan.
  7. Penerapan.

Kemudian terdapat 18 kandidat lokasi percontohan dengan lokasi terpilih saat ini yaitu Area Pusat Kota yang berada di Blok M DKI Jakarta, Area Pinggiran Kota yang berada di Bekasi Barat Kota Bekasi dan Hub Transit yang berada di Depok Baru Kota Depok.

Pj Walikota Bekasi, Gani menyampaikan bahwa pengembangan Kawasan Transit Oriented Development (TOD) akan memberikan kontribusi signifikan terhadap berbagai aspek penting dalam pembangunan kota.

“TOD akan berkontribusi terhadap aspek transportasi, lingkungan pertumbuhan kota secara berkelanjutan dan pembangunan inklusif,” ujarnya.

Menurut Gani, dampak positif yang diharapkan dari implementasi TOD antara lain adalah pengurangan kemacetan lalu lintas, penurunan emisi dan polusi udara, pemanfaatan lahan yang lebih efisien, serta peningkatan aksesibilitas transportasi publik. Hal ini akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan Kota Bekasi secara keseluruhan.

Baca Juga :  Dianggap Hentikan Penyidikan Judol, LP3HI Gugat Polri dan Satgas Judol

Dalam sambutannya, Gani menyatakan, harapannya bahwa pertemuan konsultasi publik  tersebut dapat efektif dan dinamis serta memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat Bekasi.

“Saya berharap pertemuan konsultasi publik ini dapat berlangsung dengan efektif dan dinamis untuk menjadi wadah diskusi bagi pembangunan jaringan dalam mengembangkan Kawasan TOD Bekasi Barat dan membangun Kota Bekasi yang bernarasikan transportasi umum dan saya harap dilakukan simulasi-simulasi yang ujungnya akan melahirkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat di Kota Bekasi,” pungkas Gani. (Dhendi)

Berita Terkait

Dugaan Proyek Fiktif Rp9 Miliar Disdik Kota Bekasi Kembali Diaksi Mahasiswa
LIAR Soroti Kerugian Negara Pada Proyek Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi
Kades Karang Rahayu Ino Herawati Jadi Tersangka Sewa Tanah Kas Desa
FKMPB Ucapkan Selamat Atas Perpanjangan Jabatan Kades Sumber Jaya
Terkait Hak, PT. Armas Logistic Dilaporkan 2 Mantan Karyawan ke Disnaker Kota Bekasi
Delvin: Apa Kabar Plesiran Bali Komisioner KPU Vs Caleg Pemenang Kota Bekasi
Ini Kata Ketua JNW Soal Isue Pergantian Pj Walikota Bekasi
Ribuan TKK Kota Bekasi Dukung Kinerja Pj Raden Gani Muhamad
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 06:44 WIB

Pengamat Hukum Kritisi Kejagung Soal Tersangka Korupsi Timah Tak Ditahan

Kamis, 11 Juli 2024 - 17:21 WIB

Penipuan Oknum Pendeta Rp53 Miliar Masyarakat Minta GBI CK-7 Ditutup

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:58 WIB

Ini Kata Ketua JNW Seputar Pro Kontra Pembatalan Proyek PSEL Kota Bekasi  

Rabu, 10 Juli 2024 - 19:00 WIB

Di Quotient TV, Alvin Lim: Nasib IKN Jika Tanpa 9 Naga

Rabu, 10 Juli 2024 - 16:02 WIB

Prapid Judol, Hakim Tunggal PN Jakpus Peringatkan Satgas dan Penyidik Polri

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:53 WIB

Jiwa “Korsa” Jampidum Soal Puluhan Senpi Tak Dimusnahkan Dipertanyakan

Selasa, 9 Juli 2024 - 17:33 WIB

7 Tahun Sudah Proses Hukum Hak Prof. Ing Mokoginta Tanpa Kejelasan

Selasa, 9 Juli 2024 - 16:55 WIB

Waduh…!!!, Kasus Senpi Ilegal Sudah Inkrah Barbuk-nya Kemana?

Berita Terbaru

Foto: Titik - Titik Lokasi Proyek

Seputar Bekasi

LIAR Soroti Kerugian Negara Pada Proyek Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi

Jumat, 12 Jul 2024 - 15:34 WIB

Foto: Kades Karang Rahayu Ino Herawati Saat Digiring Petugas Kejari Kabupaten Bekasi

Seputar Bekasi

Kades Karang Rahayu Ino Herawati Jadi Tersangka Sewa Tanah Kas Desa

Jumat, 12 Jul 2024 - 14:59 WIB

Foto: Ketua FKMPB Eko Setiawan Bersama Kepala Desa Sumber Jaya, Sofyan Hakim

Seputar Bekasi

FKMPB Ucapkan Selamat Atas Perpanjangan Jabatan Kades Sumber Jaya

Jumat, 12 Jul 2024 - 12:34 WIB