Soal Mudik, Sekjend DPP LIRA: Pemerintah Harus Jaga Keadilan Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 11 Mei 2021 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjend DPP Pemuda LIRA, Irwan Afiyanto

Sekjend DPP Pemuda LIRA, Irwan Afiyanto

BERITA BEKASI – Pandemi wabah virus Corona atau Covid-19, masih mengancam bangsa Indonesia. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik bagi rakyat Indonesia dimasa Lebaran Idul Fitri 1442 H.

Kepada Matafakta.com, Sekjend DPP Pemuda LIRA, Irwan Afiyanto mengatakan, kebijakan larangan mudik sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Indonesia yang masih sangat mengkhawatirkan.

“Tapi, keinginan para pemudik untuk melihat sanak saudaranya di Kampung halaman tidak terbendung lagi,” kata Irwan, Selasa (11/5/2021).

Segala cara, sambung Irwan, dilakukan para pemudik tapi sayang, semua usaha itu sia-sia, karena ditengah perjalanan dipaksa putar balik oleh petugas gabungan yang bertugas larangan mudik dimassa pandemi ini.

“Tapi juga, ada fakta yang sangat ironis, disaat yang sama Warga Negara Asing atau WNA berbondong-bondong masuk ke negeri ini, termasuk dari Wuhan yang merupakan tempat asal virus Covid-19 penyebab pandemi ini bermula,” sindirnya.

Mirisnya lagi, lanjut Irwan, berdasarkan laporan Kasubdit Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Benget Saragih, bahwa diantara WNA itu, terdeteksi ada yang positif Covid-19.

Berdasarkan hal diatas, DPP Pemuda LIRA dengan ini menyatakan sikap:

1.Menuntut pihak-pihak terkait untuk menghentikan penerbangan WNA asing ke Indonesia di masa pelarangan mudik, kecuali urusan diplomatic.

2.Menuntut deportasi WNA yang datang di masa pelarangan mudik

3.Menuntut keseriusan Pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 dan berikan keteladanan yang tidak melukai rasa keadilan public

“Penanganan pandemi adalah tanggung jawab bersama, jangan dinodai dengan kebijakan-kebijakan yang tidak adil untuk masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (Edo)

Berita Terkait

Pudding Merah Putih Apresiasi Bu RT 001 Ditengah Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81   
Soal Tabungan Qurban, Ini Kata Ketua RT 01 RW 024 Perumahan VGH Kebalen
Penggiat Literasi “Rasa Adil Karbitan”
Tahun 2026, RT 001 RW 024, Perum VGH Mulai Menggiatkan KATAR
Maknai Hari Pahlawan, Ini Kata Ketua RW di Bekasi Sahid Sutomo
Tawon Vespa Resahkan Warga Kampung Walahir Kabupaten Bekasi
Soal Video Mumtaz, Pengamat: Hanya Mengejar Elektabilitas Digital Semata
Dapat Rutilahu, Warga Karang Reja Pebayuran Ucapkan Terimakasih

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Pudding Merah Putih Apresiasi Bu RT 001 Ditengah Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81   

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:06 WIB

Soal Tabungan Qurban, Ini Kata Ketua RT 01 RW 024 Perumahan VGH Kebalen

Sabtu, 11 April 2026 - 08:02 WIB

Penggiat Literasi “Rasa Adil Karbitan”

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:00 WIB

Tahun 2026, RT 001 RW 024, Perum VGH Mulai Menggiatkan KATAR

Sabtu, 13 November 2021 - 18:27 WIB

Maknai Hari Pahlawan, Ini Kata Ketua RW di Bekasi Sahid Sutomo

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB