Pandemi Covid-19, Partini Bangkit Melalui Jamur Crispy

- Jurnalis

Jumat, 20 November 2020 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Partini

Partini

BERITA SEMARANG – Dengan cekatan Partini (36) memilah jamur-jamur yang baru dibelinya untuk dipotong-potong atau dengan istilah disuwir. Partini mengerjakannya sendiri, karena sudah terbiasa. Jamur-jamur itu, satu demi satu disuwir-suwir sebelum dimasak menjadi jamur crispy.

Setelah jamur disuwir, lalu dicuci dan dibumbui yang kemudian dicampur dengan tepung lalu digoreng dan dikemas untuk siap dipasarkan.

Kepada Matafakta.com, Partini mengungkapkan, mulai menekuni membuat jamur crispy sejak dirinya merasakan dampak pandemi wabah virus Corona atau Covid-19 sejak bulan Maret 2020.

Sebelumnya, dia menekuni membuat nasi kotak dan snack atau catering dan sudah mempunyai pelanggan tetap seperti Biro Travel dan mahasiswa.

Namun, sejak terdampak pandemic, pekerjaan tersebut harus ditinggalkannya. Bukan itu saja, sang suami yang berprofesi membordir disebuah butik juga harus dirumahkan akibat pandemi.

“Saya bersama suami sempat vacum selama sebulan, tapi kami tidak menyerah begitu saja untuk menghadapi kenyataan ini,” kata Partini saat ditemui di rumahnya, Jumat (20/11/2020).

Partini yang mempunyai dua anak juga sempat ikut temannya berjualan buah nanas madu yang mana satu buah nanas dirinya bisa mengambil keuntungan sebesar Rp2000.

“Saya sempat ikut berjualan buah nanas madu dengan keuntungan Rp2000 per buah, karena saya berpikir yang penting ada pemasukan,” ungkapnya.

Saat itu, sambung Partini, dirinya merasa terpuruk. Namun dengan semangatnya yang luar biasa dia berfikir bagaimana caranya membuat makanan yang awet untuk dijual, karena harus bangkit dari keadaan ini.

“Karena ngak mungkin kita harus pasrah dengan keadaan saat ini. Akhirnya, saya mencoba membuat jamur crispy,” imbuhnya.

Pertama, lanjut Partini, dia membuat jamur crispy menawarkannya kepada teman dan tetangga secara gratis untuk mencicipi jamur crispy buatannya.

Tak hanya itu, Partini juga mempromosikan jamur crispynya melalui iklan-iklan. Hingga pada awal Juni dirinya mulai berjualan secara online. 90 persen jamur crispy buatan Partini dijual secara online.

Seiring berjalannya waktu, dirinya bertemu dengan dosen Universitas Diponegoro (Undip) Semarang. Partini pun diajak ikut seminar kajian halal dari Undip, hingga akhirnya September 2020 sudah mempunyai ijin halal.

Selain dijual secara online, jamur crispy tersebut juga dijual oleh orang lain secara berkeliling. Orang tersebut, cukup membantu dalam memasarkan jamur crispy buatan Partini.

Setiap pagi, dia mengambil jamur crispy di rumah Partini dan sore harinya dia bayarkan uang hasil dagangnya atau setorannya.

Setiap bulannya, Partini mampu membuat 500 hingga 600 bungkus, baik kemasan kecil maupun besar. Dirinya sangat bersyukur karena usaha jamur crispynya bisa menopang ekonomi untuk keluarganya.

Namun, Partini saat ini masih membutuhkan chanel untuk memasarkan dagangannya. Dirinya berharap usahanya bisa berkembamg besar dan bisa membuka peluang untuk reseller. (Nining)

Berita Terkait

Pudding Merah Putih Apresiasi Bu RT 001 Ditengah Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81   
Soal Tabungan Qurban, Ini Kata Ketua RT 01 RW 024 Perumahan VGH Kebalen
Penggiat Literasi “Rasa Adil Karbitan”
Tahun 2026, RT 001 RW 024, Perum VGH Mulai Menggiatkan KATAR
Maknai Hari Pahlawan, Ini Kata Ketua RW di Bekasi Sahid Sutomo
Tawon Vespa Resahkan Warga Kampung Walahir Kabupaten Bekasi
Soal Video Mumtaz, Pengamat: Hanya Mengejar Elektabilitas Digital Semata
Dapat Rutilahu, Warga Karang Reja Pebayuran Ucapkan Terimakasih

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Pudding Merah Putih Apresiasi Bu RT 001 Ditengah Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81   

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:06 WIB

Soal Tabungan Qurban, Ini Kata Ketua RT 01 RW 024 Perumahan VGH Kebalen

Sabtu, 11 April 2026 - 08:02 WIB

Penggiat Literasi “Rasa Adil Karbitan”

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:00 WIB

Tahun 2026, RT 001 RW 024, Perum VGH Mulai Menggiatkan KATAR

Sabtu, 13 November 2021 - 18:27 WIB

Maknai Hari Pahlawan, Ini Kata Ketua RW di Bekasi Sahid Sutomo

Berita Terbaru

Tim-9 Kejaksaan Agung

Berita Utama

Kasus TPPU Senilai Rp846 Miliar Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:20 WIB

Photo: Gedung KPK

Berita Utama

Apresiasi Kinerja KPK, AKHERA Ingatkan Kepastian Hukum dan Keadilan

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:41 WIB

Photo: Atlit Bowling Kabupaten Sukabumi

Olahraga

Cabor Bowling Kabupaten Sukabumi Targetkan Raih Medali Emas

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:47 WIB