Cerita Asep Yahya Warga Kabupaten Bekasi Pengalaman Ikut Pilkades

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2020 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asep Yahya

Asep Yahya

BERITA BEKASI – Selalu ada cerita menarik pasca pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Sebuah peristiwa per 6 tahunan menjadi memori Asep Yahya calon Kades 2013 yang lalu dirinya kalah di Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Diceritakan Asep, dari awal tahun 2011, dirinya, sudah mempunyai niat maju menjadi calon Kades 2013 dengan niat dan ikhlas minta ridhonya Allah SWT.

“Saat itu, banyak para kerabat yang turut mendukung, termasuk keadaan ekonomi ketika itu yang boleh dibilang cukup lumayan buat pegangan menjadi Kades,” cerita Asep ketika berbincang ringan dengan Matafakta.com, Kamis (16/1/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaman sekarang kata Asep, sulit mencari ke ikhlasan atau ke ridhoan warga untuk memilih kita tanpa ada materi dan tidak mudah seperti membalikan telapak tangan.

“Ya, itulah pengalaman saya seperti itu semuanya akan “Nol” karena masyarakat sekarang bukan masyarakat dulu. Kalau dulu, mungkin masyarakat berbondong-bondong dia membawa makanan dengan ke ikhlasan untuk membantu apa saja. Sekarang ngak mempan kalau hanya visi misi calon,” tuturnya.

Tim Sukses yang bagus itu lanjut Asep, jangan setip hari kita, melihat mereka terus ada dirumah, tapi mereka mampu atau tidak membawa pendukung untuk kita bisa sampe ke tempat kita.

“Kalau hanya dengar laporan Timsukses kita ya pasti suara kita bagus trus. Intinya, kita harus siap kalah atau menang, karena dalam permainan ada kalah ada menang, ada kekecewaan pasti ada kegembiraan,” pungkasnya. (Usan)

Berita Terkait

Maknai Hari Pahlawan, Ini Kata Ketua RW di Bekasi Sahid Sutomo
Tawon Vespa Resahkan Warga Kampung Walahir Kabupaten Bekasi
Soal Video Mumtaz, Pengamat: Hanya Mengejar Elektabilitas Digital Semata
Dapat Rutilahu, Warga Karang Reja Pebayuran Ucapkan Terimakasih
Kasus Isoman, Walikota Bekasi Kumpulkan Para Pejabat Pemkot Bekasi
Kades Cipayung Bekasi H. Ajan Ajak Masyarakat Giat Bersih Lingkungan                
Yayasan Baraka Tersendat Biaya Perakitan Lamborghini Veneno
Hutang Rp150 Miliar Infrastruktur Apakah Sebuah Solusi?
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 19:07 WIB

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Minggu, 21 April 2024 - 15:26 WIB

Alvin Lim Laporkan Brigjen Wisnu Hermawan Atas Dugaan Kaburnya Bos Investasi

Minggu, 21 April 2024 - 12:04 WIB

Nitizen Soroti Rumah Presiden PKS Saat Dikunjungi Anies Baswedan

Jumat, 19 April 2024 - 19:29 WIB

Tak Profesional, Alvin Lim Laporkan Penyidik Dirtipideksus Mabes Polri

Jumat, 19 April 2024 - 13:34 WIB

LQ Indonesia Law Firm Bakal Gelar Aksi Dengan Korban Net-89 dan Indosurya

Kamis, 18 April 2024 - 20:10 WIB

Pengamat: Menanti Keputusan MK Ekstra Ordinary White Crime Kekuasaan

Kamis, 18 April 2024 - 15:59 WIB

Masyarakat Gerbek Markas Judi di Semarang, Alvin Lim: Kemana Polisi?

Kamis, 18 April 2024 - 12:51 WIB

Tagih Hutang Rp104 Miliar, Keluarga Cendana Digugat Perusahaan Singapura

Berita Terbaru

Foto: Ade Muksin Terpilih Jadi Ketua PWI Bekasi Raya

Seputar Bekasi

Ade Muksin Terpilih Jadi Ketua PWI Bekasi Raya Periode 2024-2027

Rabu, 24 Apr 2024 - 13:01 WIB

Aksi Karyawan PT. Polo Ralph Lauren Indonesia di Mahkamah Agung

Berita Utama

Menangkan Buronan, Karyawan PT. PRLI Minta 3 Hakim MA Diusut

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:07 WIB