Konsumen Property PT. Raden Real Lestari Cibinong Penuhi Panggilan Polisi

  • Bagikan
Foto: Kantor PT. Raden Real Lestari

BERITA CIBINONG – Akhirya, Sri Tulus Liandari memenuhi panggilan penyidik Polres Cibinong terkait laporannya terhadap pengembang property PT. Raden Real Lestari (RRL) yang tidak sesuai janji atau iklan yang ditawarkan saat melakukan penjualan unit, termasuk penyerahan surat kepemilikan rumah.

“Iya, hari ini saya izin kerja setengah hari, karena memenuhi panggilan penyidik terkait laporan saya terhadap pengembang property PT. Raden Real Lestari,” kata Sri kepada Matafakta.com, Rabu (23/11/2022).

Laporan itu, sambung Sri, sudah lebih dulu melalui Kuasa Hukumnya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makamah Pusat Keadilan (MPK) pada tanggal 10 November 2022, terkait Undang-Undang Perlindungan Konsumen melalui LP No. STTLP/B/2052/XI/2022/SKPT/Res Bogor/Polda Jabar.

“Rumah itu sudah saya bayar lunas senilai Rp500 juta diluar DP rumah, tapi sudah setahun lebih sampai sekarang belum juga serah terima surat kepemilikan sesuai janji, termasuk kualitas bangunannya cukup memprihatinkan,” sesal Sri.

Diungkapkan Sri, dirinya sudah berulang kali berkomunikasi dengan pihak pengembang, mengingatkan klausul janji yang tertuang yang sudah ditandatangani bersama antara pihak penngembang dengan konsumen.

“Dalam klausul perjanjian itu jelas antara saya dengan pihak pengembang bahkan ada denda dalam setiap keterlambatan dari kerugian konsumen, tapi mana pihak PT. Raden Real Lestari cuek bahkan hanya dihadapkan dengan pengacaranya tanpa solusi,” ungkap Sri.

Karena sudah lelah, lanjut Sri, dirinya pun mengajukan pembatalan pembelian rumah karena tidak sesuai dengan iklan atau janji yang tertuang dalam klausul kesepakatan bersama antara konsumen dengan pihak pengembang property PT. Raden Real Lestari.

“Hal itupun juga tidak terlalu ditanggapi selalu pasang pengacara janji dan selanjutnya angin lalu. Janji mau pulangi uang saya juga mana sampai sekarang ngak ada kabar beritanya makanya saya laporkan aja ke polisi,” tegasnya.

Baca Juga  Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Cabul Anak Dibawah Umur

Sri berharap Polres Cibinong segera memproses laporan polisinya, karena banyak terjadi konsumen property yang menjadi korban pengembang duitnya diambil, tapi kebanyakan pihak pengembang tidak bisa diproses secara hukum.

“UU Perlindungan Konsumen jelas bisa dipidana jika pengembang property menjual unit yang tidak sesuai iklan dan janjinya. Semoga laporan polisi saya ini bisa menjadi efek jera bagi pengembang nakal,” pungkasnya. (Mul)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *