Kasus Net89 Akan Segera Dilakukan Pemeriksaan Bareskrim Polri

LQ Indonesia Law Firm

BERITA JAKARTA – Kasus robot trading Net89 yang saat ini ditangani Bareskrim Polri nampaknya akan memasuki tahap pemeriksaan mengingat laporan yang diterima Bareskrim Polri terkait Net89 sudah ada beberapa yang melaporkan Net89.

Pengacara para korban Net89, dari LQ Indonesia Law Firm, La Ode Surya Alirman, SH dan Krisna Agung Pratama, SH beberapa hari lalu menyambangi Bareskrim Polri dan meminta agar penanganan kasus Net89 segera ditindaklanjuti dengan memeriksa keterangan para terlapor, saksi maupun korban.

Dikatakan La Ode, Mabes Polri harus segera memeriksa saudara AA dan kawan – kawan selaku pengelola Net89, karena sampai saat ini uang para korban belum seluruhnya dikembalikan.

“Para terlapor saudara AA, SL, AA, RS, dan kawan-kawan ini kelihatannya lihai sekali tapi nanti kalau sepak terjangnya sudah  terbongkar ujung ujungnya penjara juga,” ujar La Ode.

Menurut La Ode, perkara NET89 harus diatensi khusus Bareskrim Polri, termasuk Presiden juga harus memberi atensi mengingat para terlapor sampai saat ini masih bebas berkeliaran di Indonesia.

Bahkan, diduga uang para korban Net89 sudah digunakan untuk membangun bisnis baru oleh para bos-bos PT. Simbiotik Multitalenta Indonesia (PT. SMI) selaku pengelola Net89.

Untuk diketahui, sudah sebulan lebih Bareskrim Polri menerima beberapa laporan mengenai  NET89 namun karena banyaknya data korban yang harus diperiksa secara detail sehingga Mabes Polri memerlukan waktu untuk memeriksa kelengkapan berkas untuk seluruh korban Net89.

Laporan terhadap saudara AA dan kawan-kawan selaku pengelola Net89 teregister di SPKT Bareskrim Polri dengan Nomor: LP/B/0383/VII/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tanggal 15 Juli 2022 merupakan laporan atas maraknya kasus kasus robot trading.

Robot trading bisnis yang menghimpun dana masyarakat yang selama ini tidak terendus oleh Polisi karena selama ini banyak masyarakat yang ikut robot trading seolah-olah investasi padahal sebenarnya akal-akalan alias tipu-tipu.

LQ Indonesia Law Firm sebagai salah satu Kantor Hukum yang selalu vokal terhadap penegakan hukum di Indonesia selalu berupaya memperjuangkan kepentingan masyarakat, sehingga diharapkan masyarakat juga harus berani bicara jangan diam.

“Mari jadikan kasus Irjen Ferdy Sambo sebagai momentum bagi Kepolisian Indonesia untuk bersih bersih dan benar benar menegakkan hukum serta berpihak kepada keadilan sesuai slogan Polri Presisi,” tutup La Ode dalam keterangan persnya, Kamis (30/8/2022).

LQ Indonesia Lawfirm tetap konsisten membantu para korban investasi bodong berkedok robot trading, masyarakat silahkan, hubungi kami di 0817-489-0999 (Tangerang) dan 0818-0454-4489 (Surabaya) untuk pendampingan hukum. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *