Majelis Hakim Diminta Hukum Berat Residivis Penipuan Kunandar

Gedung PN Jakpus

BERITA JAKARTA – CEO PT. Diesel Utama Indonesia (Diesel One Grup), Dicky Yohanes tak mampu menyembunyikan rasa kekecewaannya akibat ulah terdakwa Kunandar Setiadi. Pasalnya, Kunandar diduga telah menipu perusahaannya sehingga harus merugi miliaran rupiah.

Penuturan Kuasa Hukum Diesel One Grup, Noverizky Tri Utama, SH, LLM pihaknya berharap Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menghukum berat residivis penipuan Kunandar Setiadi.

Selain telah melakukan penipuan, Kunandar adalah residivis dalam perkara dugaan tipu menipu. Untuk itu Kami meminta kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat agar memberikan hukuman yang setimpal.

“Sehingga, jangan sampai ada korban-korban selanjutnya, karena prilaku buruk Kunandar,” ujar Noverizky dalam keterangan resminya, Jumat (21/1/2022).

Menurut dia, PT. Diesel One Grup telah berupaya melakukan mediasi dengan pihak Kunandar terduga penipuan, namun tak kunjung menemui titik temu karena yang bersangkutan kerap memberi harapan palsu kepada PT Diesel One Grup.

“Janji-janji yang diutarakan PT. AMR melalui Kunandar Setiadi seperti tong kosong nyaring bunyinya, tapi tidak pernah terealisasi. Terpaksa kami memutuskan untuk melaporkan secara pidana,” terang dia.

Dikatakan Noverizky, proses yang sedang dijalani sang residivis merupakan bagian dari pemidanaan. Kunandar harus diganjar seberat-beratnya mengingat dugaan penipuan ini bukanlah kali pertama dia lakukan.

“Saya berharap, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatàn Kunandar yang kerap berulang melakukan tindak pidana penipuan. Sehingga jangan sampai ada korban-korban lain lagi,” tandasnya.

Sementara itu, Dicky Yohanes mengapresiasi kinerja Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang telah berhasil membuktikan peran Kunandar dalam aksi patgulipat dipersidangan. Dia pun menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

“Sebagai warga negara kami mempercayakan sepenuhnya proses pemidanaan kepada penuntut umum sebagai perwakilan negara,” kata Dicky.

Sebagai informasi Kunandar Setiadi ternyata adalah Direksi PT. Artha Mineral Resources (AMR). PT. AMR adalah perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang pertambangan batu bara dan beralamat di Jalan Pluit Selatan Raya Blok Q Lantai 7 No. 706 Jakarta Utara.

Dituturkan Dicky Yohanes, pemilik PT. Diesel One Grup, aksi menipu Kunandar bukan pertama kali. Akan tetapi diduga belasan hingga puluhan perusahaan telah tertipu lisannya.

Belum lama ini, dihadapan Ketua Majelis Hakim Astiwati, Jaksa Penuntut Umum, Yoklina Sitepu, SH, MH menuntut pidana Kunandar selama 3 tahun penjara, lantaran terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana dalam dakwaan pertama Pasal 372 KUHP.

“Terdakwa Kunandar Setiadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana dalam dakwaan pertama kami Pasal 372 KUHP,” pungkas Jaksa Yoklina Sitempu. (Sofyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *