Meski Inkrah, Terpidana Robianto Idup Masih Bebas Berkeliaran

- Jurnalis

Selasa, 20 Juli 2021 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITA JAKARTA – Meski sudah diputus melalui kasasi Mahkamah Agung (MA) terpidana penipuan Robianto Idup hingga kini belum dilakukan eksekusi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Robianto Idup dijatuhi hukuman selama 1,5 tahun atau 18 bulan penjara, karena terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan terhadap seorang kontraktor tambang, Herman Tandrin hingga mengalami kerugian sebesar Rp72 miliar.

Menanggapi hal itu, praktisi hukum sekaligus pendiri LQ Indonesia Law Firm, Alvin Lim mengatakan, berdasarkan peraturan perundang-undangan sejak perkara mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah eksekutor harus melaksanakan eksekusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalaupun terpidana mengajukan permohonan Peninjauan Kembali atau PK hal itu sama sekali tidak menunda eksekusi. Oleh karena eksekusi atau penjeblosan ke dalam bui terpidana merupakan perintah MA dan UU demi kepastian hukum,” kata Alvin kepada Beritaekspres.com, Selasa (20/7/2021).

Baca Juga :  Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Dikatakan Alvin, jika eksekusi terhadap seseorang terpidana tidak dilaksanakan patut dipertanyakan ada apa? sehingga Kejari Jaksel dan Kejati DKI Jakarta sebagai eksekutor berani mengambil risiko tidak mengindahkan perintah MA dan juga tidak mewujudkan kepastian hukum.

“Ya, patut dipertanyakan ada apa? sehingga eksekutor tidak melaksanakan perintah MA atau UU untuk melakukan eksekusi terhadap terpidana Robianto Idup yang sudah diputus atau yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah,” pungkasnya.

Tertunda-tundanya pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana Robianto Idup oleh eksekutor Kejari Jaksel dan Kejati DKI Jakarta menjadi pertanyaan berbagai kalangan kaitan dengan kepastian hukum setelah adanya putusan kasasi MA terhadap terpidana Robianto Idup.

Baca Juga :  Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Boby Mokoginta salah satu eksekutor untuk Robianto Idup dan Kasi Intelijen Kejari Jaksel tidak mau lagi merespon pertanyaan awak media terkait eksekusi terpidana Robianto Idup.

Begitu juga dengan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Umum (Jampidum), Dr. Fadil Zumhana Kejaksaan Agung (Kejagung) yang tiba-tiba mengelak atau mempersilakan awak media untuk mengkonfirmasikannya langsung dengan Kajari Jaksel, Nurcahyo.

Namun sayangnya, Kejari Jaksel pun menolak memberi penjelasan mengapa tertunda-tunda eksekusi dan kepastian hukum bagi terpidana Robianto Idup.

“Saya lagi ikut diklat, nanti kita bicarakan. Saat ini kami focus dulu di penegakan hukum terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat,” tutupnya. (Dewi)

Berita Terkait

Disparitas Sidang Korupsi dan Sandal Jepit
Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung
Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa
Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  
Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana
Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK
Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT
Banyak Kejanggalan, Kuasa Hukum Optimis Kliennya Dibebaskan Majelis Hakim
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 15:40 WIB

Agenda Sidang Tak Jelas, Ruang Ali Said PN Jakpus Disesaki Pengunjung

Kamis, 18 April 2024 - 14:17 WIB

Jadwal Sidang Tak Menentu, Pencari Keadilan di PN Jakpus Kecewa

Kamis, 18 April 2024 - 11:13 WIB

Selama 3 Bulan, Kejati Jateng Berhasil Eksekusi 5 DPO Korupsi  

Jumat, 5 April 2024 - 20:51 WIB

Quotient TV Bahas Mafia Tanah, Alvin Lim: Kasus Perdata Berubah Jadi Pidana

Kamis, 4 April 2024 - 16:31 WIB

Pj Walikota Bekasi Raden Gani Jadi Saksi Sengketa Pemilu 2024 di MK

Kamis, 4 April 2024 - 11:58 WIB

Tipikor Kupang Vonis Bebas 4 Terdakwa Pemanfaatan Aset Pemprov NTT

Rabu, 3 April 2024 - 23:49 WIB

Banyak Kejanggalan, Kuasa Hukum Optimis Kliennya Dibebaskan Majelis Hakim

Rabu, 3 April 2024 - 11:49 WIB

Jaksa Hadirkan Saksi Kepolisian Saat Ditanya Prosedur Saksi Membisu

Berita Terbaru

Jumat 19 April 2024, Sejumlah LSM dan Ormas Menyatakan Sikap Dukung Dani Ramdan Kembali Jabat Pj Bupati Bekasi

Seputar Bekasi

Eskalasi Menguat, Pro dan Kontra Pj Bupati Bekasi Bermunculan

Jumat, 19 Apr 2024 - 14:48 WIB

RIBUT Dukung Sri Untari Bisowarno

Berita Daerah

RIBUT Dukung Sri Untari Bisowarno di Pilgub Jatim Periode 2024-2029

Jumat, 19 Apr 2024 - 12:54 WIB